ABU DHABI - Perdebatan panjang tentang pergantian mesin Red Bull musim depan akhirnya mencapai final. Tim principal Cristian Horner menyatakan akan tetap memasang Renault dalam sasis mobil RB5.
Sebelumnya tim 'Banteng Merah' sedikit kecewa dengan performa mesin milik pabrikan asal Prancis tersebut. Pemicu utamanya adalah isu gagal mesin yang menimpa pembalap andalan mereka Sebastian Vettel pada GP Eropa.
Usai kejadian itu Red Bull langsung menyatakan siap mengganti pemasok dapur mesin. Dua nama bahkan sudah disediakan sebagai calon suksesor. Mereka adalah Mercedes dan Cosworth.
Tapi usai seri balapan di Yas Marina, kemarin, Horner memenuhi janjinya untuk mengeluarkan kepastian tentang peralihan pemasok mesin. Atas dasar pertimbangan prestasi (Red Bull dan Vettel sama menempati posisi kedua klasmen konstruktor dan pembalap) tim sepakat untuk tetap memakai V8 Renault.
"Kami punya fondasi yang kuat. Meskipun kami tidak keluar sebagai juara, kami sudah cukup puas dengan sokongan dari Renault sejauh ini," seru Horner seperti dikutip Autosport, Selasa (3/11/2009).
(Muchamad Syuhada)