DOHA - Caroline Wozniacki harus melupakan ambisi tampil di final WTA Championships 2009. Rasa sakit perut memaksa petenis muda itu harus mundur dari turnamen tersebut.
Sebenarnya, permainan Wozniacki patut diancungi jempol. Dia sempat mengalami kram pada kaki saat melawan Vera Zvonareva, sebelum memenangkan pertandingan melalui tiga set.
Sayang, hal itu gagal terulang ketika Wozniacki menghadapi Serena Williams di semifinal. Petenis remaja asal Denmark itu terpaksa meninggalkan lapangan saat kedudukan 6-4 0-1 karena sakit perut yang dialaminya.
"Saya bingung apakah harus tersenyum atau menangis dan saya memilih untuk tersenyu,. Tidak ada yang bisa Anda lakukan. Tapi, saya mengalami tahun yang sangat luar biasa. Saya sudah berusaha sekuat tenaga," jelas Wozniacki.
"Saya mengeluarkan kemampuan terbaik yang saya miliki, tapi saya tidak memiliki tenaga lagi hari ini. Saya menjalani turnamen ini dengan hebat. Tidak masalah saya gagal menyelesaikannya," lanjut petenis 19 tahun itu.
Performa Wozniacki memang fenomenal pada turnamen WTA tahun ini. Namun, dia akan menghadapi lawan berat pada tahun depan. Selain duo Williams, Wozniacki akan berhadapan dengan dua mantan ratu tenis Justine Henin dan Kim Clijsters.
Tapi, Wozniacki percaya dirinya mendapatkan pelajaran penting sepanjang pekan kemarin. "Saya belajar bahwa saya adalah seorang petarung dan tidak ada yang tidak mungkin" ujar Wozniacki.
"Saya harus meningkatkan permainan. Pada saat saya melangkah ke lapangan lagi, saya akan berusaha bermain lebih baik dari saya lakukan di sini," pungkasnya dikutip eurosports, Minggu (1/11/2009).
(Hendra Mujiraharja)