PEVOLI asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova mendunia dan menjelma menjadi pusat perhatian publik internasional semenjak ia tampil memukau di ajang Kejuaraan Voli Junior Asia 2014 silam. Di balik paras rupawan serta sorotan kamera media yang kerap mengarah kepadanya, pevoli yang pernah bermain di Proliga 2025 bersama Yogya Falcons ini ternyata dikenal sebagai sosok Muslimah taat yang teguh memegang prinsip agamanya.
Bagi Sabina, popularitas global beserta limpahan atensi dunia hanyalah bonus semata dalam perjalanan hidupnya. Fondasi utamanya tetaplah ketaatan penuh kepada Sang Pencipta, menjadikan nilai-nilai religius sebagai kompas utama dalam setiap langkah yang ia ambil.
Identitas keislamannya pun senantiasa ia tunjukkan secara terbuka kepada para penggemar melalui berbagai unggahan bermakna di akun media sosial pribadinya. Salah satu kebiasaan yang paling sering ia bagikan adalah momen kunjungannya ke berbagai masjid megah dengan keindahan arsitektur yang memukau mata.
Bagi sang atlet, atmosfer religius yang terpancar dari dalam bangunan masjid selalu berhasil menghadirkan ketenangan batin yang luar biasa di tengah padatnya jadwal profesional. Sabina bahkan pernah mengungkapkan bahwa Islam adalah pegangan hidup sejati, di mana ia senantiasa menyandarkan segala harapan hanya kepada Allah SWT.
Baginya, masjid bukan sekadar tempat suci untuk menunaikan kewajiban beribadah semata, melainkan juga sumber inspirasi spiritual yang ampuh untuk memperkuat mental di luar lapangan. Keteguhan iman inilah yang membuatnya tetap berpijak di bumi kendati diterpa berbagai sorotan dunia.
Perjalanan karier profesionalnya juga sempat mencuri hati pencinta olahraga Indonesia ketika ia memutuskan merantau untuk memperkuat klub debutan Yogya Falcons di ajang Proliga 2025.
Meskipun kehadirannya di Tanah Air disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh publik voli nasional, langkah klub yang dibelanya harus terhenti lebih awal sebelum babak final four. Kendati petualangannya di Indonesia rampung lebih cepat, Sabina tetap meninggalkan kesan manis serta apresiasi tinggi atas sambutan hangat suporter lokal.
Menjelang pengujung tahun 2025, ia sempat pulang ke kampung halaman guna memperkuat klub asal Kazakhstan, Astana. Namun, dinamika karier membawanya untuk meninggalkan klub tersebut pada pertengahan tahun 2026 ini dan kini tengah berstatus tanpa klub.
Apapun liku-liku dan dinamika yang mewarnai perjalanan karier olahraganya di masa mendatang, Sabina Altynbekova telah membuktikan bahwa prinsip hidup dan nilai spiritualitas yang kokoh adalah harta paling berharga yang tidak akan pernah luntur oleh zaman.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.