Lalu, Taufik juga sukses meraih runner up di All England Open dua tahun beruntun yakni 1999 dan 2000. Puncaknya, pria asal Bandung itu juara di Malaysia Open 2000 yang digelar 20 Agustus.

Tiga gelar juara bergengsi plus dua runner up All England, membawa Taufik Hidayat naik jadi ranking 1 dunia pada 24 Agustus 2000. Sayangnya, rekor itu tidak bertahan lama.
Pada 22 Agustus 2002 atau dua tahun kemudian, rekor Taufik dipecahkan Lin Dan. Pebulu tangkis bertangan kidal itu jadi nomor 1 dunia di tunggal putra pada usia 18 tahun 313 hari.
Itulah kisah Taufik Hidayat jadi tunggal putra nomor 1 dunia termuda sebelum digusur rival beratnya. Patut dinanti apakah Jonatan Christie bisa mempertahankan status bergengsi itu atau tidak.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.