Pemakaman Legenda Bulu Tangkis Indonesia Verawaty Fajrin Diiringi Suasana Haru

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Minggu 21 November 2021 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 21 40 2505158 pemakaman-legenda-bulu-tangkis-indonesia-verawaty-fajrin-diiringi-suasana-haru-wjQfJqmQiE.jpg Suasana pemakaman Verawaty Fajrin (Foto: MPI/Quadiliba Al-Farabi)

JAKARTA - Suasana haru mengiringi pemakaman legenda bulu tangkis Indonesia Verawaty Fajrin dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Minggu (21/11/2021) pukul 13.15 WIB. Kesedihan tampak menyelimuti para pelayat.

Pihak keluarga tak kuasa membendung air mata menyaksikan proses pemakaman. Proses pemakaman ini pun berjalan lancar dan penuh khidmat.

Pemakaman Verawaty Fajrin (Foto: MPI/Quadiliba Al-Farabi)

“Terima kasih kepada kawan, kolega, anak dan cucu ibu Vera yang telah menyempatkan mengantarkan beliau ke tempat peristirahatan terakhir. Mohon maaf bila semasa ibu hidup ada kesalahan dan kekhilafan,” ucap sang suami Fadjriansyah Bidoein dalam sambutannya.

BACA JUGA: Verawaty Fajrin Meninggal Dunia, Herry IP Kenang Momen Bersama sang Legenda

Selain keluarga dan kerabat, prosesi pemakaman ini juga dihadiri oleh teman satu angkatan Verawaty selama berkarier di bulu tangkis. Di antaranya, pasangan Verawaty di ganda putri Imelda Wigoena dan eks tunggal putri, Ivana Lie.

Sebagaimana diketahui, Verawaty berpulang ke Yang Maha Kuasa pada Minggu (21/11/2021), pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta. Ratu bulu tangkis pada era 1980-an ini meninggal akibat kanker paru-paru yang dideritanya beberapa tahun terakhir.

Verawaty berpulang pada usia 64 tahun. Hingga akhir hayatnya, Verawaty meninggalkan suami, Fadjriansyah Bidoein, seorang anak Fidyandini dan dua cucu.

Semasa hidupnya, Verawaty mencatatkan sejumlah prestasi. Ia pernah bermain di tiga sektor, yakni tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.

Pemakaman Verawaty Fajrin (Foto: MPI/Quadiliba Al-Farabi)

Verawaty menorehkan banyak prestasi. Verawaty pernah meraih medali emas Asian Games 1978 dan juara All England 1979. Ia pun dikenal sebagai sosok yang tegas dan selalu memberi motivasi kepada rekan-rekannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini