EVALUASI pelatih Amon Sunaryo setelah semua wakil ganda campuran kandas di perempatfinal Indonesia Open 2023 akan dibahas di sini. Pelatih ganda campuran tersebut memberi komentar sedikit mengenai penampilan anak-anak asuhnya di turnamen Super 1000 tersebut.
Perwakilan terakhir Indonesia untuk nomor ganda campuran di kandang sendiri adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas. Namun, setelah mereka kandas di perempatfinal, maka tidak ada perwakilan ganda campuran yang bersaing hingga semifinal dan final.
Ripith -sebutan Rinov/Pitha- takluk di tangan unggulan kedua asal Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Mereka kalah dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 18-21 dalam waktu 45 menit.
Amon memberi komentar mengenai performa Pitha yang kurang maksimal. Kendati begitu, dia tetap mengapresiasi penampilan Rnov/Pitha yang sukses menghajar unggulan kelima Prancis, Thom Gicquel/Delphine, di 32 besar dan pasanagan Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing di 16 besar.
“Untuk Rinov/Pitha hari ini memang enggak bisa maksimal mainnya karena Pitha-nya lagi enggak enak mainnya hari ini main depannya. Untuk Rinov sudah bagus karena kemarin mainnya juga maksimal, kita bisa menang lawan ganda yang peringkatnya lebih tinggi jadi saya juga apresiasi mereka,” kata Amon dalam konferensi pers pascalaga, Jumat (16/6/2023).
“Di babak pertama kan kita menang lawan ganda terbaik Perancis, di babak kedua kita ngalahin Malaysia. Dan untuk yang hari ini emang mereka enggak bisa main bagus banget. Seandainya mereka main lepas dan bagus pun belum tentu kita bisa menang tapi saya rasa bisa ramai lah,” tambahnya.
Tiga pasangan sudah kandas sejak di babak 32 besar, yaitu Adnan Maulana/Nita Violina, Zachariah Josiahno/Hediana Julimarbela, dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle. Sedangkan Rehan Naufal/Lisa Ayu dan Praveen Jordan/Melati Daeva menyusul di babak 16 besar.
Amon menukangi hampir semua pasangan tersebut, kecuali Dejan/Gloria dan Praveen/Melati yang berada di luar Pelatnas PBSI. Dia menyorot permainan Rehan/Lisa yang buruk saat dikalahkan Mathias Thyrri/Amalie Magelund dari Denmark di babak 16 besar dengan skor 14-21 dan 16-21.
“Untuk anak buah saya yang lain, yang pertama karena ini di level seribu dan Adnan/Nita kemarin juga pasangan baru tahun ini, jadi saya enggak bisa kasih evaluasi banyak. Mereka sudah berusaha maksimal,” jelas pelatih berusia 50 tahun itu.
“Rehan/Lisa kemarin saya juga menyayangkan karena Lisa-nya enggak main maksimal juga. Sayang sekali karena ketemu pemain Denmark itu mereka pernah menang, skornya 1-0 dan kemarin main di bawah standarnya mereka,” pungkasnya.
(Reinaldy Darius)