Evaluasi Hasil Simulasi, PBSI Berencana Bawa 2 Pasangan Ganda Campuran ke Piala Sudirman 2021

Andika Rachmansyah, Jurnalis
Kamis 09 September 2021 19:25 WIB
Praveen Jordan dan Melati Daeva pasangan ganda campuran nomor 1 Indonesia saat ini.(Foto/Reuters)
Share :

JAKARTA – Persatuan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah melakukan simulasi Piala Sudirman, Thomas dan Uber 2021, Rabu (8/9/2021). Asisten pelatih ganda campuran, Nova Widianto, mengatakan pihaknya berencana membawa dua pasanan ganda campuran ke Piala Sudirman 2021 mendatang.

Pada hari pertama simulasi, Selasa (7/9/2021), pertandingan mempertemukan Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela melawan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Pada laga tersebut Zacha/Bela berhasil memenangkannya dalam rubber game dengan skor 16-21, 21-15, 21-19.

Nova pun mengomentari laga tersebut. Menurutnya penampilan Rinov/Pitha kurang maksimal karena faktor kebugaran yang dialami pasangan tersebut. Kemudian dia memuji penampilan Zacha/Bela yang berhasil menjadi pemenang di pertandingan tersebut. Namun secara keseluruhan, Nova mengaku puas dengan performa dua pasangan tersebut.

Baca juga: Lee Yang/Wang Chi Lin Resmi Absen di Piala Sudirman 2021, Indonesia Dapat Untung?

"Untuk di hari pertama kami memang sudah perkirakan pertandingan akan ramai. Rinov/Pitha dan Zacha/Bela itu memang imbang walaupun istilahnya Rinov/Pitha dari peringkat lebih di atas tapi kita lihat di latihan mereka menang kalah kalau ketemu. Umurnya juga beda-beda tipis jadi saya tidak kaget Zacha/Bela bisa mengalahkan Rinov/Pitha," ucap Nova dalam rilis resmi PBSI, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Piala Sudirman 2021, Empat Kali Berturut-turut Indonesia dan Denmark Berada di Grup yang Sama

"Zacha/Bela biasanya mereka penyakitnya suka salah-salah sendiri, kemarin sempat keliatan di gim pertama saat unggul tapi setelah itu mereka rapi mainnya. Sementara Rinov/Pitha memang tampil kurang maksimal, mereka keteteran di kecepatan dan pertahanannya mudah jebol tapi memang mereka sedang kurang bugar. Bukan karena menurun. Secara keseluruhan, saya puas dengan penampilan dua pasangan ini," lanjutnya.

Kemudian di hari berikutnya, pertandingan tersaji antara pasangan senior, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhadapan dengan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. Laga tersebut juga berlangsung dalam tiga gim dan dimenangkan oleh Hafiz/Gloria dengan skor 13-21, 24-22, 17-21.

Akan tetapi dia mengatakan tidak mau terpacu dengan hasil latihan tersebut. Sebab dalam simulasi ini saja, pasangan peringkat empat dunia itu nyatanya kalah dari Hafiz/Gloria.

"Di hari kedua, Jordan/Melati secara latihan sebenarnya sedang bagus-bagusnya. Tapi kemarin memang tampil kurang maksimal, kurang percaya diri terutama di bola depan dan terima servisnya. Setelah Olimpiade justru saya lihat mereka lebih termotivasi ya, latihannya tambah rajin," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Sports lainnya