BERLIN - Red Bull membuat kesalahan besar karena tidak menunjuk Sebastian Vettel sebagai pembalap utama di Grand Prix Jerman, pekan lalu. Ya, mantan pembalap F1 Ralf Schumacher menilai, RBR harusnya tidak membiarkan Vettel "kalah".
Schumacher, yang kini memperkuat Mercedes di seri DTM, percaya kompatriotnya itu jauh lebih tangguh dibanding rekan setimnya Mark Webber.
"Red Bull tidak memberlakukan team order, yang biasa terjadi di olahraga ini," kata Schumacher kepada media Jerman Bild.
"Namun tim itu membiarkan pembalapnya bersaing demi gelar juara. Itu salah," cetusnya, "karena Sebastian jauh lebih kuat dan ia mampu mengoleksi setiap poin yang ia mau."
Sebagaimana dilansir F1complete, Kamis (16/7/2009), Schumacher sadar momen itu tidak bisa diulang dan tak seorangpun bisa merebut piala itu dari si veteran Webber.
"Bagaimanapun, ini pencapaian terbesar Webber. Kemenangan pertama sejak melakoni balapan F1 selama bertahun-tahun. Mereka tidak akan sanggup merebutnya," tandasnya.
(Devy Lubis)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.