
Bezzecchi bahkan berharap bisa berduel melawan Marquez lebih lama. Hanya saja, kenyataannya dia semakin kesulitan dan tertinggal.
“Kami punya duel bagus, meski tidak panjang. Saya berharap bisa melakukan 20 aksi salip lagi, tapi pada akhirnya hasilnya memang begitu,” terang dia.
Di lain sisi, Bezzecchi sadar akan keunggulan Ducati. Terutama ketika Aldeguer mulai menutup jarak dengan sangat cepat.
“Ketika Marc sudah di depan, saya melihat di pitboard bahwa Fermín hanya dalam satu lap sudah memangkas delapan persepuluh detik dari saya. Saat itu saya sadar dia mungkin akan segera menyalip,” pungkas Bezzecchi.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.