VALENTINO Rossi meninggalkan Repsol Honda di saat berjaya, sedangkan Marc Marquez angkat kaki saat sang tim terpuruk. The Doctor –julukan Valentino Rossi– pernah dua musim (2002-2003) memperkuat Repsol Honda.
The Doctor tiba di Repsol Honda setelah pada 2001 baru saja keluar sebagai kampiun kelas 500 cc (sekarang MotoGP) bersama tim satelit Honda, Nastro Azzuro Honda. Lantas, bagaimana kiprah Valentino Rossi bersama Repsol Honda?

(Valentino Rossi saat memperkuat Nastro Azzuro Honda)
Di MotoGP 2002, Valentino Rossi 15 kali naik podium dari 16 race yang diselenggarakan. Dari 15 podium itu, 11 race di antaranya berhasil dimenangkan Valentino Rossi. Alhasil di akhir musim Valentino Rossi menjadi juara MotoGP 2002 dengan 355 angka, unggul 140 poin dari Max Biaggi di tempat kedua.
Semusim berselang atau pada MotoGP 2003, Valentino Rossi juga sama gilanya. Ia selalu naik podium dari 16 race yang dijalani!
Setelah tiga kali meraih gelar juara dunia MotoGP bersama Honda (termasuk Nastro Azzuro Honda), Valentino Rossi memutuskan hengkang ke Yamaha. Ia mengaku membutuhkan tantangan yang lebih besar dan itu jadi alasannya pindah ke Yamaha, tim yang saat itu berada di bawah bayang-bayang Honda.
“Saya pindah karena membutuhkan tantangan besar. Mungkin kedengarannya sedikit gila saat itu. Saya pikir saat itu semua fans dan jurnalis menanti kiprah saya bersama Yamaha,” kata Valentino Rossi mengutip dari Crash.
Bersama Yamaha, Valentino Rossi pun sukses besar. Di periode pertama membela Yamaha (2004-2010), Valentino Rossi menyegel empat gelar juara dunia MotoGP.