Share

Tersingkir Prematur di Indonesia Masters 2023, Praveen Jordan/Melati Daeva Bicara soal Masa Depannya

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 26 Januari 2023 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 40 2753273 tersingkir-prematur-di-indonesia-masters-2023-praveen-jordan-melati-daeva-akui-potensi-bakal-dipecah-nDOzTPPGLi.jpg Praveen Jordan/Melati Daeva langsung tersingkir di Indonesia Masters 2023 (Foto: MPI/Bagas Abdiel)

TERSINGKIR prematur di Indonesia Masters 2023, Praveen Jordan/Melati Daeva bicara soal masa depannya. Praveen/Melati gagal menang di laga comeback-nya pada Indonesia Masters 2023 setelah Praveen absen panjang akibat cedera.

Ini adalah laga pertama bagi Pramel – sebutan Praveen/Melati – setelah pertengahan tahun 2022 lalu di Istora Senayan. Namun sayang, dalam turnamen Indonesia Masters 2023, Praveen/Melati langsung tersingkir di babak 32 besar karena kalah dari wakil China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, 17-21 dan 13-21.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Padahal, di gim pertama pasangan non-pelatnas itu selalu memimpin sejak awal. Akan tetapi, setelah skor imbang 17-17, mereka malah keteteran dan akhirnya kalah 17-21.

Sementara di gim kedua, performa Praveen/Melati merosot tajam hingga tertinggal sangat jauh, 4-18. Namun, mereka tak menyerah begitu saja dan sempat mendekat hingga mencapai skor 13-18. Sayangnya, perjuangan mereka sampai di situ saja karena Feng/Huang bisa menutup laga dengan kemenangan 21-13.

Pramel pun menyebut kekalahan di gim pertama disebabkan oleh banyaknya kesalahan sendiri yang mereka lakukan di poin-poin kritis. Bahkan hal itu membuat mereka kehilangan kepercayaan diri di awal gim kedua sehingga sempat tertinggal sangat jauh.

“Kalau dari aku kita set pertama udah unggul 3-4 poin ya, abis itu sama lagi, tapi malah kebalap lagi gara-gara banyak buang poin percuma, terutama dari aku sih. Gim kedua dari awal itu mungkin karena kebawa pikiran dari yang pertam jadi awal-awal itu kayak ragu-ragu, pas begitu udah poin 11 lewat (musuhnya) baru kayak yaudahlah main aja gitu,” kata Melati kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, selepas pertandingan, Rabu (26/1/2023).

Praveen pun setuju dengan apa yang dikatakan oleh Melati. Menurutnya, masih banyak yang harus diperbaiki dari performa mereka hari ini, terutama dari permainan dan mentalitas karena mereka perlu beradaptasi lagi setelah lama tak bertanding bersama.

“Kalau dari permainan kita sih sebenernya udah enggak kesulitan ya, cuma emang belum mantep aja. Kayak yang dibilang Meli, 2-3 poin kita buang jadinya ancur ke sininya, nah itu memang kita harus balikin lagi. Mungkin ini juga faktor karena udah lama ga main bareng, jadi harus banyak yang diperbaiki lagi,” ujar Praveen.

Follow Berita Okezone di Google News

“Masih banyak pelajaran lah yang harus diperbaiki. Kayak kata Jordan kita kan udah lama ga partneran jadi perlu adaptasi lagi gitu,” sahut Melati.

Kemudian, Praveen yang tetap tampil gahar dengan smash kerasnya, mengatakan bahwa dirinya juga masih belum bisa bermain lepas sepenuhnya. Dia masih merasa agak kaku ketika melakukan gerakan smash.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

“Keliatannya aja kali (smash-nya sama aja). Dibilang sama aja juga enggak, karena saya juga belum loss banget smash-nya. Tapi kalau dibilang sama aja ya bersyukur aja lah, masih ada berarti,” jelas pemain kelahiran Bontang itu.

Kendati demikian, pemain yang akrab disapa Ucok itu mengungkapkan kondisi cedera pinggangnya sudah benar-benar pulih. Namun, dia tetap diwanti-wanti oleh dokter agar tak memaksakan dirinya untuk tetap bermain jika merasakan sakit.

“Kondisi pinggang udah enggak ada sakit sama sekali. Mungkin kan gini dulu udah bisa bergerak bebas, terus saya sekitar empat bulan saya enggak bisa ngapa-ngapain jadi mungkin banyak memori yang harus diingat2 lagi, jadi ya harus banyak latihan lagi,” jelas pemain berusia 29 tahun itu.

“Kalau dokter sih enggak ya, udah enggak ada masalah. Tapi yang harus di garis bawahi kalau ada sakit ya jangan dipaksain,” tambahnya.

Setelah kekalahan ini, Praveen/Melati mengaku menyerahkan evaluasi kepada tim pelatih PB Djarum. Mereka pun mengakui belum tahu akan tampil di turnamen apa lagi setelah tersingkir prematur di Indonesia Masters 2023.

“Nah itu dia kita juga belum tahu (akan main di turnamen apa lagi), jadi tunggu updatenya. Karena kan ini pembuktian kan kata Ci Vita (Marissa, Pelatih Pramel), jadi tergantung pelatih dan klub juga masih percaya lagi sama kita atau ngga,” pungkas Praveen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini