Share

Gara-Gara Sprint Race, Lin Jarvis Prediksi Banyak Pembalap Bakal Cedera di MotoGP 2023

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 26 Januari 2023 08:23 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 38 2753214 gara-gara-sprint-race-lin-jarvis-prediksi-banyak-pembalap-bakal-cedera-di-motogp-2023-EWVsVXEeTu.jpg Lin Jarvis menilia sprint race hanya akan meningkatkan risiko bagi para pembalap MotoGP. (Foto: MotoGP)

LESMO – Dorna Sports selaku panitia penyelenggara MotoGP telah menetapkan sprint race akan dipergunakan di musim 2023. Kebijakan itu sejatinya disambut baik oleh Managing Director Yamaha, Lin Jarvirs, hanya saja ia menilai sprint race justru akan meningkatkan risiko cedera bagi para pembalap semakin besar dan sering.

Sebagaimana diketahui, sprint race sendiri nantinya akan dilangsungkan pada Sabtu dan dilanjutkan balapan seperti biasa di hari Minggu. Format tersebut akan berlangsung 50 persen dari jumlah lap di balapan normal.

Format sprint race ini dipakai sebagai pengganti sesi latihan bebas 4 (FP4). Keuntungannya dari format tersebut, yang mana sembilan pembalap terdepan akan mendapatkan poin tambahan untuk bersaing memperebutkan kejuaraan dunia.

Lin Jarvis

Meski demikian, tampaknya Jarvis tidak menyambut baik format sprint race. Kendati memang akan menguntungkan pembalap karena ada tambahan poin, dia menilai format tersebut bisa meningkatkan risiko cedera khususnya bagi para penunggang kuda besi.

“Akan ada lebih banyak ketidakpastian dan risiko di balapan daripada di latihan bebas. Kenyataannya, banyak hal aneh yang bisa terjadi dalam balapan,” kata Jarvis, dikutip dari Speedweek, Rabu (25/12023).

“Jadi satu masalah yang mungkin kita hadapi adalah cedera pembalap. Karena menurut saya, risiko cedera dari sprint race akan lebih tinggi dari sebelumnya,” lanjutnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Di sisi lain, Jarvis juga mengungkapkan kalau Yamaha tidak membutuhkan mesin tambahan karena adanya sprint race MotoGP 2023. Sebab, pria berpaspor Inggris ini menilai kalau format baru balapan ini masih belum familiar bagi seluruh tim.

Para pembalap MotoGP 2022

“Konsep ini baru untuk semua pabrikan dan semua tim. Jadi ada beberapa ketidakpastian untuk saat ini,” ungkapnya.

Saya tidak berpikir kami akan membutuhkan mesin tambahan karena kami mungkin akan menempuh jarak sejauh itu di musim 2023 seperti sebelumnya. Tidak banyak yang akan berubah di sana. Dan menyangkut anggaran, kami juga tidak mengharapkan biaya tambahan untuk suku cadang,” tutup Jarvis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini