Share

Cerita Menarik di Balik Sikap Tenang dan Kalem Dani Pedrosa

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Rabu 25 Januari 2023 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 38 2752735 cerita-menarik-di-balik-sikap-tenang-dan-kalem-dani-pedrosa-Nsa2q2PJuR.jpg Cerita Menarik di Balik Sikap Tenang dan Kalem Dani Pedrosa. (Foto: MotoGP)

CERITA menarik di balik sikap tenang dan kalem Dani Pedrosa menarik untuk dibahas. Mantan pembalap MotoGP asal Spanyol tersebut kini tengah menjalani profesi sebagai seorang test rider untuk tim KTM.

Jauh sebelum itu, Dani Pedrosa merupakan pembalap kuda besi yang aktif mengikuti berbagai macam turnamen balapan. Namun, ada sebuah kejadian yang membuat sikapnya berubah.

Cerita menarik di balik sikap tenang dan kalem Dani Pedrosa tak terlepas dari insiden mautnya bersama mendiang Marco Simoncelli. Kala itu Pedrosa dan Simoncelli bersaing ketat di MotoGP Prancis 2011.

Dani Pedrosa

Kala berlaga di Sirkuit Le Mans, Prancis, Simoncelli melakukan manuver yang tajam sehingga menabrak pembalap berjuluk The Little Spaniard hingga terjatuh. Saat itu Pedrosa mengalami cedera yang cukup parah, yakni tulang selangka yang patah.

Karena cedera yang ia alami, Pedrosa harus absen selama beberapa balapan dan membuatnya gagal bersaing di akhir musim untuk memperebutkan juara. Kondisi ini tentu membuat Dani Pedrosa merasa kecewa.

Pedrosa tidak menampik adanya perasaan emosional terhadap Simoncelli atas apa yang telah ia lakukan kepadanya. Bahkan saat keduanya dipertemukan saat GP Mugello, Pedrosa menolak bersalaman dengan Simoncelli.

Follow Berita Okezone di Google News

Namun, semuanya berubah beberapa bulan kemudian ketika kabar mengejutkan datang dari Simoncelli. Marco Simoncelli meninggal karena mengalami kecelakaan parah di Sirkuit Sepang Malaysia.

Saat itu Marco Simoncelli tengah bersaing sengit dengan Alvaro Bautista. Namun pada sebuah tikungan ia terjatuh dengan tetap berada di motornya. Pada saat itulah tubuh Simoncelli terhantam oleh motor Colin Edward.

Dani Pedrosa

Mendengar insiden fatal tersebut, Dani Pedrosa pun merasa terkejut dan sangat berduka. Meninggalnya Marco Simoncelli lah yang ternyata berperan pada perubahan sikap Pedrosa untuk menjadi lebih sportif, kalem, dan tenang untuk menghindari konflik dengan para pembalap lain.

Hal tersebut terbukti ketika Pedrosa tertabrak oleh Hector Barbera di GP Misano 2012. Di mana saat itu Pedrosa tidak menunjukan emosi yang berlebihan.

Begitu juga saat dirinya menabrak Andrea Dovizioso di GP Mugello 2018, ia langsung berdiri dan meminta maaf kepada Dovizioso.

Demikian Cerita Menarik di Balik Sikap Tenang dan Kalem Dani Pedrosa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini