Share

Bintang UFC Khamzat Chimaev Ngamuk Ada Alquran Dibakar di Swedia

Dimas Khaidar, Jurnalis · Senin 23 Januari 2023 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 23 43 2751204 bintang-ufc-khamzat-chimaev-ngamuk-ada-alquran-dibakar-di-swedia-SIC6uRRC3v.jpg Khamzat Chimaev ngamuk usai ada Alquran dibakar di Swedia (Foto: Instagram/khamzat_chimaev)

BINTANG UFC, Khamzat Chimaev ngamuk lantaran mengetahui adanya pembakaran Alquran di Swedia. Chimaev bahkan menyebut pelaku pembakaran Alquran itu sebagai teroris.

Untuk diketahui, terdapat insiden pembakaran Alquran yang dilakukan politikus sayap kanan Swedia, Rasmun Paludan. Aksi yang dilakukan Paludan itu pun tentu mengundang amarah bagi para umat muslim di seluruh dunia termasuk Khamzat Chimaev.

Khamzat Chimaev

Chimaev menuturkan kekesalannya melalui akun Instagram pribadi pribadinya @khamzat_chimaev. Dalam unggahannya itu, Chimaev menuliskan jika Paludan merupakan seorang teroris.

โ€œBagi kita, dia adalah seorang teroris! Saya muslim tetapi belum pernah melakukan hal semacam itu terhadap agama orang lain, belum pernah melakukan seperti yang dia lakukan terhadap agama orang lain, kenapa kalian membiarkan dia melakukan hal ini?โ€ tulis Chimaev dikutip pada Senin (23/1/2023).

Lebih lanjut, Chimaev mengatakan jika masyarakat tidak boleh tinggal diam atas kelakuan Paludan tersebut. Ia menegaskan kalau memang menganggap umat muslim sebagai saudara, maka perlu menunjukkan rasa hormat.

Follow Berita Okezone di Google News

โ€œKita semua tidak boleh diam, Anda menyebut kami saudara. Jadi tunjukkan rasa hormat Anda,โ€ tegas Chimaev.

Khamzat Chimaev

Sekadar menginformasikan, tindakan Rasmun Paludan yang membakar Alquran itu terjadi di depan kedutaan besar Turki di Stockholm, Swedia pada Sabtu (21/1/2023). Kejadian itu pun membuat sejumlah negara Islam seperti Turki, Uni Emirat Arab, Arab Saudi hingga Indonesia geram dan memprotes atas tindakan itu.

Bahkan, Pemerintah Swedia juga mendapat kritikan keras. Hal tersebut menyusul polisi yang berjaga di depan Kedutaan Besar Turki tidak ada yang menghentikan kelakuan Paludan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini