Share

Alasan Kenapa Motor di MotoGP Tidak Memakai Kaca Spion

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 10 Januari 2023 22:27 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 10 38 2743889 alasan-kenapa-motor-di-motogp-tidak-memakai-kaca-spion-ST1QEnR8u7.jpg Motor MotoGP tak memiliki spion (Foto: Twitter/peccobagnaia)

ALASAN kenapa motor di MotoGP tidak memakai kaca spion akan dibahas dalam artikel ini. Pecinta ajang internasional mungkin tak sadar jika motor yang digunakan tak dilengkapi beberapa sparepart selayaknya motor pada umumnya.

Ya, motor yang digunakan dalam gelaran MotoGP memang tak didukung beberapa sparepart tambahan, seperti kaca spion. Umumnya spion dipasang di bagian kanan dan kiri motor bagian depan.

MotoGP

Spion sendiri digunakan untuk membantu pengendara saat melihat bagian belakang. Tentu banyak orang bertanya bagaimana para pembalap melihat kondisi belakang, terlebih untuk menghindari kecelakaan antarpembalap.

Para penggemar pun bertanya-tanya alasan tak adanya spion sebagai pembantu si pembalap. Oleh sebab itu, simak penjelasannya di bawah ini untuk mengetahui alasannya.

Alasan Kenapa Motor di MotoGP Tidak Memakai Kaca Spion

Jika dalam motor umum, spion sebagai salah satu alat keselamatan. Rupanya hal itu tak berlaku untuk motor dalam gelaran MotoGP.

Ya, dalam gelaran motoGP spion tak digunakan sebab alasan keamanan, dan kepraktisan. Kaca spion diketahui dapat dengan mudah pecah, menimbulkan bahaya.

Sebab posisi kepala pengendara terus berubah, tidak ada tempat praktis untuk memasang kaca spion. Pengaruh aerodinamika yang sangat penting untuk balapan pun akan terpengaruh dengan adanya spion lantaran menciptakan hambatan yang sangat besar.

Follow Berita Okezone di Google News

Getaran yang disebabkan oleh mesin 1000cc dan belokan yang melesat ke mana pembalap bermanuver di lintasan akan membuat mereka tidak mungkin melihat apa pun di spion dengan waktu yang cukup untuk membuat keputusan dalam gelaran tersebut.

MotoGP

Hal ini pun tak dapat disamakan dengan para pembalap mobil yang setiap kendaraannya ada mobil. Di mobil balap, pengemudi dibatasi pada satu posisi dengan gerakan tubuh minimal, sehingga memungkinkan untuk menempatkan kaca spion di tempat yang efektif.

Sementara, pada motor MotoGP, pengendara memanjat mesin secara konstan, mengekstraksi setiap nuansa performa dari motor. Lutut dan siku terselip di jalan lurus, dengan kepala hampir menyentuh tangki, pembalap menggeser seluruh tubuhnya dari satu sisi sepeda ke sisi lain untuk belokan, membuat penempatan spion menjadi tidak mungkin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini