Share

Red Bull Racing Akui Minder kepada Mercedes-AMG Petronas, Helmut Marko Ungkap Penyebabnya

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Minggu 08 Januari 2023 10:33 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 08 37 2742209 red-bull-racing-akui-minder-kepada-mercedes-amg-petronas-helmut-marko-ungkap-penyebabnya-6EjP7fOZNq.jpg Max Verstappen bersama Red Bull Racing telah mendominasi F1 selama dua musim terakhir (Foto: Twitter/Redbullracing)

RED Bull Racing akui minder kepada Mercedes-AMG Petronas, Helmut Marko ungkap penyebabnya. Helmut Marko merasa bahwa Red Bull Racing tak unggul begitu jauh dari para rivalnya.

Regulasi baru telah diterapkan sejak F1 2022 lalu. Bentuk Mobil diubah sedemikian rupa demi raihan yang lebih baik di lintasan dan catatan waktu yang maksimal.

Red Bull Racing

Dengan regulasi baru itu, Red Bull Racing menunjukkan dominasi di F1 2022 dengan menjadi juara konstruktor. Tim berbendera Austria itu mengumpulkan 759 poin serta mendapatkan 17 kemenangan dan 28 podium.

Hal ini mencemaskan para rival Red Bull Racing. Sebab, mereka berpotensi bakal memonopoli F1 selama regulasi yang ini diberlakukan hingga 2025 mendatang.

Jika hal tersebut terjadi, maka era dominasi Mercedes pada era mesin hybrid bakal terulang. Meski begitu, Marko merasa timnya tidak akan mengulangi dominasi Mercedes.

“Situasi kami jelas tidak seperti Mercedes pada awal era mesin hybrid. Kami tak memiliki keunggulan yang besar dengan mesin yang sekarang. Situasinya sangat berbeda,” kata marko dikutip Autosport, Minggu (8/1/2023).

Follow Berita Okezone di Google News

Pasalnya, ketika Mercedes mendominasi, Marko merasa tenaga mesinnya jauh lebih kuat. Berbeda dengan mesin yang kini menempel di Red Bull yang tak memiliki kecepatan terbaik.

Max Verstappen dan Lewis Hamilton

Sisi keunggulan Red Bull sendiri terdapat pada sasis dan aspek aerodinamikanya. Namun, Marko menilai hal tersebut dapat segera ditiru dan membuat persaingan makin ketat.

“Ketika itu, Mercedes memiliki keunggulan setidaknya 50 tenaga kuda lebih besar ketimbang yang lain. Kami tidak boleh lupa, 2022 merupakan tahun pertama penggunaan regulasi yang sekarang. Tim lain jelas sudah melihat apa yang kami lakukan tahun lalu. Saya pikir persaingan musim ini akan semakin ketat,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini