Share

Kesal dengan Kontrak Singkat yang Diterima Pembalap Rookie di MotoGP, Marco Bezzecchi: Setiap Rider Butuh Adaptasi!

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 03 Januari 2023 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 03 38 2739250 kesal-dengan-kontrak-singkat-yang-diterima-pembalap-rookie-di-motogp-marco-bezzecchi-setiap-rider-butuh-adaptasi-4iB4A1dNuG.jpg Pembalap Tim Mooney VR46, Marco Bezzecchi. (Foto: MotoGP)

TAVULLIA – Pembalap Tim Mooney VR46, Marco Bezzecchi tak senang dengan pemberian kontrak singkat untuk rider debutan di MotoGP. Pasalnya Bezzecchi menilai setiap pembalap jelas perlu adaptasi, terutama rider rookie yang baru naik kelas ke MotoGP.

Jadi, Bezzecchi merasa kontrak satu tahun yang biasanya diberikan kepada pembalap rookie tidak adil. Ia pun merasa minimal setiap pembalap diberikan kontrak dua tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir, bisa dibilang sudah umum bagi pembalap MotoGP untuk memiliki kontrak satu tahun, tak terkecuali di Moto2 dan Moto3. Kontrak mereka bisa diperpanjang biasanya berdasarkan hasil yang didapat di musim pertama.

Tren seperti itu jelas memberikan tekanan ekstra kepada para pembalap. Terutama, bagi para rookie, yang harus beradaptasi dengan kelas kompetisi dan sepeda motor mereka yang tentu tak bisa dikuasai hanya dalam beberapa balapan saja.

Contoh yang paling segar adalah dua rider debutan KTM Tech3 di MotoGP 2022 lalu, yakni Remy Gardner dan Raul Fernandez, yang berstatus sebagai juara dan runner up Moto2 2021 ketika dipromosikan. Namun sayang, hasil yang mereka dapat sangat buruk sehingga KTM memutuskan untuk tak memperpanjang kerjasama mereka di MotoGP.

Fernandez masih beruntung bisa melanjutkan kariernya di MotoGP karena dipinang oleh RNF Aprilia. Sedangkan Gardner, harus mengubur mimpinya memiliki karier panjang di MotoGP sebab terlempar ke ajang World Superbike (WSBK).

Follow Berita Okezone di Google News

Karena itu, Bezzecchi, mengkritik para tim yang hanya memberikan kontrak satu tahun pada pembalap mereka, khususnya para rookie. Sebab, Rookie of The Year 2022 itu menilai setidaknya mereka diberi kesempatan selama dua tahun karena mereka butuh adaptasi dengan kelas kompetisi dan juga motor mereka yang baru.

“Menurut pendapat saya, seorang pembalap pantas mendapatkan kontrak dua tahun. Selalu, siapapun pembalapnya dan apapun kelasnya, karena selalu ada proses adaptasi,” kata Bezzecchi dilansir dari Motosan, Selasa (3/1/2022).

Marco Bezzecchi

“Setelah itu, ada pembalap yang beradaptasi dengan cepat dan yang lainnya bisa lebih lama dan mungkin Anda bisa cepat dalam satu kelas dan tidak di kelas lain. Tapi menurut saya para pembalap layak mendapatkan setidaknya kontrak dua tahun,” tambahnya.

"Tidak mudah menjadi pembalap dan tidak adil untuk melihat bahwa beberapa dari mereka hanya diberikan kontrak bahkan tidak sampai satu tahun saat ini. Semua kontrak ditandatangani di tengah musim; jadi mereka diberi waktu setengah musim dan terkadang mereka tak diperpanjang,” tuturnya.

Bezzecchi sendiri merasa beruntung mendapatkan kontrak dua tahun dari timnya ketika debut di MotoGP musim lalu. Dia pun membuktikan diri bisa beradaptasi dengan baik di kelas utama dengan torehan podium di Assen dan pole position di Buriram.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini