Share

3 Kali Naik Podium di MotoGP 2022, Brad Binder Ungkap Sosok Paling Berjasa di KTM

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 03 Januari 2023 03:28 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 02 38 2738964 3-kali-naik-podium-di-motogp-2022-brad-binder-ungkap-sosok-paling-berjasa-di-ktm-6kn12lZJGS.jpg Brad Binder kala mentas di MotoGP. (Foto: Fitradian Dimas/MNC Portal Indonesia)

MATTIGHOFEN – Pembalap Tim KTM Red Bull, Brad Binder, sukses 3 kali naik podium di MotoGP 2022. Dia pun membeberkan sosok paling berjasa di KTM.

Dia adalah Kepala Teknologi MotoGP KTM, Fabiano Sterlacchini. Sang kru KTM ini pun banjir pujian karena kontribusinya di KTM, tak hanya dari Binder, tetapi juga dari bos KTM, Pit Beirer.

Brad Binder

Pada musim panas 2021, Sterlacchini diangkut oleh KTM dari Ducati Corse untuk didapuk sebagai Kepala Teknologi MotoGP. Tugasnya adalah mengoordinasikan dan mengawasi pengembangan motor RC16 serta sebagai penghubung antara Werl di Munderfing dan dua tim balap, Red Bull dan Tech3 di atas trek.

Saat pertama kali datang, teknisi berpaspor Italia itu mendapat gambaran yang jelas tentang situasi tim pabrikan asal Austria itu di paddock. Dia juga menghabiskan banyak waktu di departemen balap KTM Factory Racing di Munderfing.

BACA JUGA: Dikontrak Tim Valentino Rossi 2 Tahun di MotoGP, Marco Bezzecchi Merasa Beruntung

Sterlacchini benar-benar diberi kebebasan oleh Beirer untuk mengembangkan semua sisi. Dia mengembangkan mesin, sasis, aerodinamika, hingga elektronik.

Sejak itu, Beirer merasakan perubahan yang cukup signifikan dari performa RC16. Direktur balap KTM itu pun mengaku terkesan dengan kontribusi yang diberikan oleh Sterlacchini pada timnya.

BACA JUGA: Tatap MotoGP 2023, Bos Aprilia Yakin Motornya Bakal Cocok dengan Raul Fernandez

“Fabiano sekarang adalah pemimpin yang jelas di sisi teknis, tapi sebenarnya tim ‘orkestranya’ sudah ada,” kata Beirer, dilansir dari Speedweek, Selasa (3/1/2023).

“Kami memiliki orang-orang hebat yang membuktikan dengan lima kemenangan MotoGP bahwa mereka dapat membangun motor pemenang,” sambungnya.

“Jadi, Fabiano tidak datang untuk menunjukkan kepada kami cara bekerja, tapi kami tahu bahwa dia adalah seorang insinyur dengan keterampilan balap. Itu selalu penting. Tapi dia bukan satu-satunya, kami memiliki beberapa orang yang memahami kedua sisi: apa yang perlu dilakukan tim balap di trek balap dan apa yang harus dilakukan oleh para insinyur dan seluruh tim di markas untuk menjadi sukses. Fabiano mengoordinasikan tugas-tugas ini dan menyumbangkan pengalamannya,” tambahnya.

"Saya sangat terkesan dengan kontribusi Fabiano sejak musim panas 2021. Dia pria yang baik dan akan menjadi mitra yang baik untuk tim balap,” tuturnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Berkat tangan dingin Sterlacchini, di awal musim 2022, tim pabrikan KTM berhasil meraih podium kedua lewat Brad Binder di Doha. Kemudian, Miguel Oliveira sukses meraih kemenangan di Mandalika.

Perkembangan RC16 pun semakin terasa meningkat setelah tes di Misano pada September lalu. Binder berhasil finis ke-4 di Aragon dan ke-2 di Motegi dan Valencia, sedangkan Oliveira menang lagi di Buriram.

Brad Binder

Performa gemilang yang ditunjukkan Binder dan Oliveira bersama RC16 pun membuat mereka duduk di posisi dua dalam klasemen tim dengan torehan 337 poin. Alhasil, sang pembalap asal Afrika Selatan tak segan untuk melontarkan pujian pada Sterlacchini, yang menurutnya tahu bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi masalah-masalah yang dialaminya.

“Fabiano jauh lebih spesifik dan terarah ketika ditanya tentang apa yang kami ubah pada motor. Dia mencoba melihat masalah kita dan mencoba menyelesaikannya,” ujar Binder.

“Dia hanya mengubah hal-hal yang berhubungan langsung dengan masalah kita. Dia kemudian menemukan cara untuk membuat semuanya berjalan ke arah yang benar, atau setidaknya ke arah yang menurut para insinyur adalah yang terbaik. Mereka kemudian melakukan segalanya untuk membuat ide mereka berhasil,” imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini