Share

Begini Harapan sang Paman untuk Mick Schumacher Usai Gabung Mercedes AMG Petronas

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 30 Desember 2022 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 30 37 2736912 begini-harapan-sang-paman-untuk-mick-schumacher-usai-gabung-mercedes-amg-petronas-Ge9c1d7vDc.jpg Mick Schumacher diharap bisa belajar banyak usai gabung Mercedes (Foto: Instagarm/mickschumacher)

MERCEDES AMG Petronas resmi menggaet Mick Schumacher sebagai pembalap ketiga atau cadangan di musim 2023 mendatang. Mantan pembalap F1 sekaligus sang paman, Ralf Schumacher pun menaruh harapan kepada Mick untuk banyak belajar di tim barunya.

Seperti yang diketahui, Mick Schumacher sebelumnya sempat bergabung dengan Haas pada Desember 2020 lalu. Ia sukses menunjukkan kualitasnya usai keluar sebagai juara dunia Formula 2.

Mick Schumacher

Sayang, Mick Schumacher gagal menunjukan daya saing yang baik ketika di F1. Setelah gagal meraih satu poin pun di musim 2021, dia akhirnya berhasil meraih poin perdananya setelah finish di posisi kedelapan pada GP Austria 2022.

Pembalap asal Jerman itu sebenarnya menjadi bagian dari akademi Scuderia Ferrari. Hanya saja, Ferrari tak menemukan kursi untuk Schumacher pada musim depan, sehingga harus melepaskannya.

Mercedes pun tak membuang kesempatan dan langsung menawarinya kontrak sebagai pembalap cadangan. Ralf Schumacher pun menyebut jika ini menjadi peluang bagi Mick untuk belajar dari Mercedes.

Follow Berita Okezone di Google News

β€œIni adalah kesempatan yang bagus bagi Mick. Dia dapat melihat langsung bagaimana tim besar bekerja dan belajar,” kata Ralf Schumacher dikutip Racing News 365, Rabu (28/12/2022).

Mick Schumacher

Ralf menilai jika Mick harus selalu siap untuk menggantikan Lewis Hamilton atau George Russell. Mengingat selalu ada pembalap yang digantikan di tengah musim selama tiga tahun terakhir.

β€œDia tidak hanya jadi pembalap pengembang, yang mana bisa membantu Mercedes bangkit lewat simulator. Sebagai pembalap cadangan, dia harus siap menggantikan pembalap reguler sewaktu-waktu dibutuhkan. Situasi itu terjadi selama tiga tahun terakhir,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini