Share

Jelang BWF World Tour Finals 2022, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Tahu Cara untuk Kalahkan Wakil Malaysia

Rio Eristiawan, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2022 09:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 40 2722148 jelang-bwf-world-tour-finals-2022-apriyani-rahayu-siti-fadia-tahu-cara-untuk-kalahkan-wakil-malaysia-ZjGalWCWuo.jpg Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Foto: PBSI)

BANGKOK – Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, bakal menghadapi wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di laga perdana Grup B BWF World Tour Finals 2022. Apriyani/Siti pun cukup percaya diri bisa menang karena sudah tahu cara untuk mengalahkan Pearly/Thinaah.

Sebagaimana diketahui, Apriyani/Fadia menjadi satu-satunya wakil Indonesia di nomor ganda putri. Mereka berhak tampil di BWF World Tour Finals 2022, setelah Chiharu Shida/Nami Matsuyama (Jepang) mengundurkan diri.

Pada BWF World Tour Finals 2022, Apriyani/Fadia tergabung di grup sulit, karena diisi oleh pemain-pemain unggulan. Mereka berada di Grup B bersama Zhang Shu Xian/Zheng Yu (unggulan kedua asal China), Chen Qing Chen/Jia Yifan (unggulan keempat asal China), Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (unggulan kedelapan asal Malaysia).

Apriyani Rahayu/Siti Fadia (Andika Rachmansyah/MPI)

Apriyani/Fadia pun akan menghadapi Pearly/Thinaah di laga pembuka Grup B. Laga tersebut akan berlangsung di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand pada Rabu (7/12/2022).

Jelang penampilan perdana mereka di BWF World Tour Finalas 2022 itu, Apriyani mengaku sudah belajar dari kesalahan di pertandingan sebelumnya untuk bisa mengalahkan Pearly/Thinaah. Ia menjelaskan akan mencoba untuk tak membuat kesalahan dan tampil konsisten.

"Melawan Pearly/Thinaah di laga pembuka, kita sudah mempelajari apa kesalahan kita di laga sebelumnya, baik saya maupun Fadia. Kita akan terus bagaimana di lapangan bisa bermain pintar, mengganti pola dengan cepat, inisiatif dan konsisten," kata Apriyani dalam rilis PBSI, Rabu (7/12/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Pebulutangkis berusia 24 tahun itu pun menyadari Pearly/Thinaah adalah lawan yang tangguh karena mempunyai strategi bagus, sehingga sulit dikalahkan. Selain itu, Apriyani menjelaskan kondisi lapangan yang berangin akan membuat pertandingan menjadi lebih sulit.

"Mereka pasangan yang taktis jadi kita harus cari celahnya. Belum lagi lapangan yang kondisinya berangin," ucapnya.

Senada dengan Apriyani, Fadia pun mengatakan tak boleh membuat kesalahan dan percaya dengan kemampuan diri sendiri. Ia menjelaskan sudah sering bertemu dengan Pearly/Thinaah serta pasangan lainnya di Grup B, jadi harus lebih siap untuk tampil.

Apriyani Rahayu/Siti Fadia (PBSI)

"Saya harus main lebih safe, tidak boleh banyak mati sendiri dan percaya akan kemampuan diri sendiri. Kita sudah sering bertemu, bukan hanya sama Pearly/Tan tapi semua lawan di grup ini. Jadi pasti semua akan ramai pertandingannya. Kita harus lebih siap," sambungnya.

Sementara Apriyani/Fadia memiliki catatan kurang bagus menghadapi Pearly/Thinaah, karena menelan menelan dua kekalahan dari tiga pertandingan. Pertemuan terakhir keduanya terjadi di France Open 2022, kala itu Apriyani/Fadia tersingkir di babak 32 besar dengan skor 20-22, 21-19, 21-7.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini