Share

Francesco Bagnaia Angkat Bicara soal Peluang Pakai Nomor 1 di MotoGP 2023: Tunggu Presentasi Tim!

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2022 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 38 2721927 francesco-bagnaia-angkat-bicara-soal-peluang-pakai-nomor-1-di-motogp-2023-tunggu-presentasi-tim-fDK3B4EGqd.jpg Francesco Bagnaia kala melakoni balapan di MotoGP. (Foto: Instagram/@pecco63)

RIMINI โ€“ Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, angkat bicara soal peluang pakai nomor 1 di MotoGP 2023. Dia pun mengaku masih menunggu presentasi tim untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Seperti diketahui, pembalap dengan nomor 63 itu berhasil menjadi juara MotoGP 2022. Artinya, Bagnaia berhak mengganti nomor di MotoGP 2023 menjadi nomor 1.

Francesco Bagnaia

BACA JUGA: Legenda MotoGP Jorge Lorenzo Sebut Tidak Ada Pembalap Hebat Selain Marc Marquez

Bagnaia telah menjajal nomor baru itu pada motor yang digunakannya saat balapan di The Ranch milik Valentino Rossi dalam event tahunan La 100 km dei campioni. Ajang yang digagas Valentino Rossi itu berlangsung pada 25โ€“26 November 2022.

BACA JUGA: Alasan Kenapa Baju Para Pembalap MotoGP Ada Punuk di Belakangnya

Meski begitu, sampai saat ini, Bagnaia belum memutuskan apa pun soal nomor motornya pada musim depan. Keputusan final bakal diketahui saat presentasi tim di Madonna di Campiglio sebulan sebelum tes pramusim di Malaysia pada Februari 2022. Tepatnya, presentasi tim bakal dilakukan pada 22-25 Januari 2023.

Follow Berita Okezone di Google News

โ€œSaya melakukan beberapa tes dan saya berhasil dengan nomor 1, tetapi saya belum memutuskan apa pun. Saya pikir keputusan akhir akan dibuat pada presentasi tim,โ€ ucap Bagnaia, dikutip dari laman Corsedimotot, Rabu (7/12/2022)

Bagnaia menegaskan lebih ingin fokus untuk menyesuaikan diri dengan Desmosedici GP23 yang bakal dipakai musim depan. Bagaimanapun, masih banyak hal yang harus diperbaiki, baik dari dirinya sendiri maupun motornya.

Francesco Bagnaia

โ€œSelain gelar, semua kesalahan, kecelakaan, kemenangan, tetap tak bisa disingkirkan. Semua ini akan membantu kami untuk memulai lagi dengan lebih kuat, karena jika kami tidak melakukannya, itu berarti kami tidak mengerti apa-apa tentang kesalahan kami,โ€ ungkapnya.

Saat ini, Bagnaia masih ingin menikmati masa-masa berliburnya usai menjadi juara. Dia juga masih dalam euforia mendapatkan sejumlah penghargaan individu di FIM Award yang digelar di Rimini, Italia, pada 3 Desember.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini