Share

KTM Sia-siakan Banyak Pembalap Muda Berbakat di MotoGP, Pit Beirer: Terlalu Cepat Beri Promosi!

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Minggu 04 Desember 2022 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 04 38 2720237 ktm-sia-siakan-banyak-pembalap-muda-berbakat-di-motogp-pit-beirer-terlalu-cepat-beri-promosi-MI5tAODTmP.jpg Remy Gardner kala membela KTM di MotoGP 2022. (Foto: Instagram/@remygardner)

MATTIGHOFEN KTM tuai kritikan karena dinilai menyia-nyiakan banyak pembalap muda berbakat di MotoGP. Menurut Direktur Balap KTM, Pit Beirer, hal ini terjadi karena KTM terlalu cepat memberi promosi kepada pembalap muda.

Bagi KTM, mendapat berlian mentah tampaknya sangat mudah. Mereka memiliki banyak sekali pembalap muda berbakat yang ditemukan lewat berbagai kompetisi junior yang jenjangnya sangat jelas.

Iker Lecuona

Akan tetapi, tim pabrikan asal Austria itu tak mampu memoles mereka menjadi pembalap yang matang. Salah satunya adalah Iker Lecuona, yang belum berbicara banyak di Moto2 selama tiga musim, tetapi kemudian dipromosikan ke MotoGP bersama KTM Tech3 pada 2019.

BACA JUGA: Juara WSBK 2022, Alvaro Bautista Ungkap Perbedaan saat Masih Berkarier di Ajang MotoGP

Lecuona pun akhirnya menemui kegagalan. Alhasil, dia didepak ke World Superbike (WSBK) pada tahun ini.

BACA JUGA: Perbedaan Motor MotoGP dan Superbike Versi Alvaro Bautista, Mana Lebih Sulit?

Begitu pula dengan Remy Gardner dan Raul Fernandez, yang langsung dinaikkan ke kelas utama pada 2022 setelah menjadi juara dan runner-up Moto2 2021. Namun, mereka tak mampu bersaing di MotoGP dengan hanya bisa mencatatkan 13 dan 14 poin untuk finis di posisi 23 dan 22 di klasemen akhir MotoGP 2022.

Gardner pun akhirnya dipecat karena dianggap kurang profesional dan kemudian hijrah ke WSBK. Sementara Fernandez, dia pindah ke tim satelit baru milik Aprilia, yakni RNF.

Follow Berita Okezone di Google News

Banyaknya kegagalan memoles bintang muda itu pun diakui oleh Beirer karena KTM terlalu cepat mempromosikan mereka ke kelas utama. Pasalnya, MotoGP adalah kompetisi yang berbeda dengan tekanan besar yang ada di pundak setiap pembalap.

“Setiap kali Anda memasuki kelas MotoGP, Anda berada di bawah tekanan. Meski begitu, saya pikir kami telah mempromosikan banyak pembalap bagus ke kelas utama terlalu cepat,” kata Beirer, dilansir dari Motosan, Minggu (4/12/2022).

Remy Gardner

“Saya pikir segalanya berjalan cepat di Rookies Cup, Moto3, Moto2. Talenta muda ini melewati kategori tersebut seperti roket, tapi kemudian MotoGP adalah dunia lain,” tambahnya.

Pada MotoGP 2023, KTM pun telah mempromosikan juara Moto2 2022 yakni Augusto Fernandez ke MotoGP untuk membela GASGAS. Kini, patut ditunggu apakah Augusto bisa bersinar di kompetisi balap motor paling bergengsi di dunia itu atau justru tim pabrikan yang bermarkas di Mattighofen, Austria, itu kembali gagal memoles sebuah berlian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini