Share

Curhat Pol Espargaro yang Kesulitan Jadi Partner Marc Marquez Selama di Honda

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 01 Desember 2022 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 38 2718754 curhat-pol-espargaro-yang-kesulitan-jadi-partner-marc-marquez-selama-di-honda-OOvcZ2Duj1.jpg Curhat Pol Espargaro yang Kesulitan Jadi Partner Marc Marquez Selama di Honda. (Foto:

CURHAT Pol Espargaro yang kesulitan jadi partner Marc Marquez selama di Honda akan dibahas Okezone di artikel ini. MotoGP 2023 akan menjadi musim yang baru untuk Pol, karena ia akan meninggalkan Tim Repsol Honda yang sudah dibelanya sejak 2021 yang lalu.

Pol pindah ke Repsol Honda usai memperlihatkan performa yang baik bersama Red Bull KTM di MotoGP 2020. Tim pabrikan Honda pun tertarik kepadanya dan merekrut Pol untuk menggantikan peran Alex Marquez.

Pol yang dulunya pernah menjadi pesaing Marquez di Moto2 pun dinilai akan menjadi rekan terbaik untuk The Baby Alien. Namun, nyatanya Pol justru kesulitan beradaptasi dengan motor RC213V.

Pol Espargaro

Selama dua musim di Repsol Honda, Pol bisa dikatakan gagal bersinar lantaran selalu finis di luar 10 besar pada klasemen akhir selama dua tahun tersebut. Ia awalnya sangat diharapkan bisa menjadi andalan Honda setelah Marc Marquez sering absen karena cedera.

Kendati demikian, pembalap asal Spanyol itu tetap tak bisa memenuhi ekspektasi Honda. Pol pun mengaku sangat kecewa kepada dirinya sendiri karena gagal menggantikan peran Marquez di tim pabrikan asal Jepang tersebut.

“Saya benar-benar tidak menyukainya (usai gagal bersama Honda). Saya merasa mereka (Honda) telah menyia-nyiakan waktu and uang kepada saya,” ungkap Pol Espargaro, melansir dari Motosan, Kamis (1/12/2022).

‘Saya seharusnya bisa saja termotivasi dan berada di level atas, agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik hingga bisa menikmati semuanya,” lanjut Pol.

Follow Berita Okezone di Google News

“Akan tetapi, pada akhirnya saya tak tahu apa mereka tak melakukan (dengan maksimal) karena mereka memang tidak mau atau karena mereka tidak bisa. Musim ini (MotoGP 2022), benar-benar berjalan sia-sia dengan masalah yang sama tiap akhir pekan balapan,” imbuh rider beusia 31 tahun tersebut.

Sejatinya, bukan hanya Pol saja yang kesulitan mengendarai motor RC213V. Pembalap Honda lain seperti Alex Marquez dan Takaaki Nakagami dari LCR Honda pun kesulitan memaksimalkan potensi motor RC213V.

Banyak pihak yang menilai semua itu karena sejak awal Honda hanya membuat motor yang cocok untuk Marquez. Sehingga Pol dan pembalap Honda lainnya jadi kesulitakan menaklukkan motor tim tersebut.

Pol Espargaro

Sebelumnya bahkan adik kandung Marquez, Alex sampai mengatakan Joan Mir dan Alex Rins yang baru bergabung dengan Honda di MotoGP 2023 akan kesulitan meracik motor terbaiknya. Sebab Alex menilai Honda hanya mau mendengarkan masukan dari Marquez saja.

"Ya, mereka (Joan Mir dan ALex Rins) dapat memberikan komentar, tetapi masalahnya adalah Honda tidak mendengarkan itulah masalah besar bagi Honda, komunikasi," ungkap Alex Marquez dikutip dari Motosan.

"Di banyak poin musim ini, atau di 2021 ketika Marc (Marquez) cedera, tidak ada arah. Mereka terbiasa selalu memiliki Marc sebagai orang yang membimbing mereka dan kehilangan akal itu membuat mereka kehilangan arah," tutup Alex.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini