Share

Performa Honda Tertinggal dari Tim Lain di MotoGP, Alex Marquez Bilang Begini

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Senin 28 November 2022 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 38 2716310 performa-honda-tertinggal-dari-tim-lain-di-motogp-alex-marquez-bilang-begini-R4ozhAqtir.jpg Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez (Foto: MotoGP)

PEMBALAP Gresini Racing, Alex Marquez mengungkapkan faktor yang membuat performa Honda di MotoGP menurun. Menurutnya, pabrikan asal Jepang itu tertinggal satu langkah dalam hal pengembangan motor dari tim-tim lain.

Alex Marquez telah merasakan motor GP 22 Ducati pada tes pascamusim Valencia awal bulan lalu. Meski finis di posisi 15, adik dari Marc Marquez ini menunjukkan kesan yang nyaman ketika menunggangi motor barunya itu.

Alex Marquez

Dia pun mengungkapkan sensasi yang dirasakannya saat itu tak pernah didapatkan selama di Honda. Satu yang paling jelas adalah bagaimana dia bisa merasakan dan berperan dalam mengembangkan motor untuk menjadi yang tercepat.

"Ini adalah kesempatan yang saya cari di Honda dan saya tidak menemukannya," ucap Alex Marquez mengawali.

Berbeda saat kiprahnya di Honda yang hanya menerima perkembangan satu arah dari timnya. Dia mengakui setiap tahun timnya itu semakin baik, tapi perkembangan tersebut masih kalah dengan pabrikan lain.

“Masalahnya bukan pada fokus pada pengemudi yang sama. Marc telah memenangkan balapan, tetapi di Honda mereka tahu bahwa motor itu ada batasnya. Ini telah meningkat dibandingkan dengan 2021, tetapi semua orang (pabrikan) juga meningkat,” lanjutnya.

Follow Berita Okezone di Google News

“Jika kita melihat waktu putaran, Honda telah meningkat di semua sirkuit, tetapi ketika kami mengambil setengah langkah ke depan, yang lain mengambil satu setengah langkah. Makanya kita (hanya) sejauh ini,” sesalnya.

Alex Marquez

"Saya pikir ada reaksi yang kurang ke arah perbaikan selama musim ini,” tambahnya.

Atas tertinggalnya Honda, Alex bahkan mengklaim bahwa semua pengembang yang dilakukan Honda hanya sia-sia. Setiap kali dia menguji hal baru, hasilnya selalu sama saja atau bahkan lebih buruk.

“Setiap kali sesuatu diuji, itu sama atau lebih buruk. Ini menyebabkan pabrik kehilangan arah. Mereka membawa suku cadang, tetapi semua yang kami uji sepanjang tahun ternyata lebih buruk,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini