Share

Hampir Kembali ke Ducati pada MotoGP 2020 dan 2021, Jorge Lorenzo Ungkap Alasan Lebih Pilih Pensiun

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Kamis 24 November 2022 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 38 2714092 hampir-kembali-ke-ducati-pada-motogp-2020-dan-2021-jorge-lorenzo-ungkap-alasan-lebih-pilih-pensiun-pSRgeDZCr0.jpg Legenda MotoGP, Jorge Lorenzo (Foto: MotoGP)

LEGENDA MotoGP, Jorge Lorenzo mengungkapkan alasan kenapa lebih memilih untuk pensiun dari ajang balap motor terelit di dunia meski sempat mendapat tawaran dari Ducati pada 2020 dan 2021 lalu. Ia mengatakan sudah tak memiliki gairah membalap dan memang saatnya untuk berhenti.

Sebagaimana diketahui, Lorenzo bergabung ke tim pabrikan Ducati pada 2017 silam usai mengarungi dunia MotoGP bersama Yamaha selama periode 2008-2016. Ekspektasi besar Ducati pun disematkan kepadanya usai berstatus sebagai juara MotoGP tiga kali.

Jorge Lorenzo

Akan tetapi, kariernya di Ducati ternyata tak terlalu mentereng. Dia hanya mampu finis ke-7 di klasemen akhir MotoGP 2017 dengan koleksi 137 poin dan tercatat naik podium tiga kali.

Sementara itu, pada musim kedua dan juga terakhirnya, pembalap asal Spanyol itu berhasil menang tiga kali dari empat podium yang diraihnya di MotoGP 2018, tetapi dia hanya mampu finis ke-9 di klasemen akhir dengan torehan 134 poin. Setelah itu, dia pindah ke Repsol Honda pada musim 2019, namun hanya bisa mendapat 28 poin karena banyak diganggu cedera di paruh kedua musim setelah gagal finis sekalipun di posisi 10 besar di paruh pertama.

Pada akhirnya, Lorenzo pun memutuskan untuk pensiun dari MotoGP setelah menjalani musim yang berat bersama Honda pada akhir 2019 lalu. Tapi ternyata, dia mengaku sempat ditawarkan untuk balik lagi ke Ducati pada 2020 dan 2021, namun dia menolaknya karena sudah tak punya gairah balap lagi.

โ€œUntuk tahun 2020 dan 2021, saya memiliki dua kesempatan untuk kembali ke Ducati. Tetapi pada saat terakhir saya tidak merasakan gairah atau keinginan untuk menandatangani kontrak,โ€ kata Lorenzo dilansir dari Crash, Kamis (24/11/2022).

"Terkadang Anda harus tahu kapan harus berhenti. Ini adalah olahraga yang berisiko ketika Anda bisa melukai diri sendiri. Saya tidak ingin mengambil risiko karena saya tidak merasa perlu balapan lagi,โ€ lanjutnya.

Jorge Lorenzo

Tiga tahun berlalu, mantan pembalap berusia 35 tahun itu tak bisa jauh-jauh dari dunia balap motor. Sekarang dia berprofesi sebagai pengamat dan komentator MotoGP untuk salah satu media yakni DAZN Spanyol.

Ducati pun telah move on dari Lorenzo sejak itu dan sekarang telah menikmati kesuksesan. Pasalnya, mereka berhasil mengembalikan gelar juara MotoGP yang hilang sejak 2008 lalu pada musim 2022 ini lewat kehebatan Francesco Bagnaia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini