Share

Ingin Belajar Dari Francesco Bagnaia, Jorge Martin Harap Performanya Meningkat di MotoGP 2023

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Senin 14 November 2022 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 38 2707152 ingin-belajar-dari-francesco-bagnaia-jorge-martin-harap-performanya-meningkat-di-motogp-2023-OXRLwKgIDX.jpg Jorge Martin harap performanya meningkat di MotoGP 2023 (Foto: MotoGP)

PEMBALAP Pramac Racing Ducati, Jorge Martin menyebut dirinya akan mencoba belajar banyak dari Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo). Ia pun berharap performanya bisa meningkat di MotoGP 2023 mendatang.

Sebagaimana diketahui, Pecco -sapaan akrab Bagnaia- menjadi salah satu pembalap yang memiliki performa menawan di MotoGP 2022. Hal tersebut dibuktikan usai pembalap asal Italia itu berhasil meraih gelar juara dunia di musim lalu.

Jorge Martin

Bagnaia meraih mahkota tersebut dengan susah payah. Pasalnya, dia sempat tercecer di awal musim namun berhasil meningkatkan performanya sehingga keluar sebagai juara dunia MotoGP 2022.

Pecco itu menutup musimnya dengan koleksi 265 poin, unggul 17 angka atas pesaing terdekatnya yakni Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha). Sebanyak tujuh kemenangan dari 10 podium berhasil Bagnaia raih di musim ini.

Jorge Martin mengatakan sosok Pecco dijadikan role model oleh para rider Ducati saat ini. Pembalap asal Spanyol ini juga mengakui kalau dirinya dapat pelajaran banyak dari Bagnaia.

“Pecco telah menang tujuh kali musim ini dan telah menjadi tolok ukur bagi semua pembalap Ducati selama dua tahun terakhir. Saya selalu mencoba untuk belajar darinya dan mengisi kekosongan,” kata Jorge Martin, dikutip dari Speedweek, Senin (14/11/2022).

Jorge Martin pun berharap performanya bersama Pramac Racing di musim depan bisa meningkat. Tandem dari Johann Zarco ini bahkan berambisi untuk bersaing dengan Bagnaia dalam perebutan gelar juara MotoGP 2023.

Jorge Martin

“Mudah-mudahan kami bisa meningkat di musim depan dan mungkin sedikit mengganggu Bagnaia dalam pertarungan Kejuaraan Dunia,” pungkas Martin.

Sebatas informasi, Jorge Martin sempat dirumorkan bakal menjadi tandem dari Bagnaia. Namun kenyataannya, hal itu urung terjadi karena Ducati Lenovo lebih memilih Enea Bastianini yang naik ke tim pabrikan.

Hal itu disinyalir karena performa Jorge Martin yang tidak terlalu mentereng di musim ini. Pembalap berusia 24 tahun ini tidak mampu mencetak satupun kemenangan dan menutup musimnya di posisi sembilan dengan raihan 152 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini