Share

Kelar Laga Jeka Saragih vs Ki Won-bin, Ini Lawan Petarung Indonesia Selanjutnya!

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Senin 24 Oktober 2022 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 24 43 2693543 kelar-laga-jeka-saragih-vs-ki-won-bin-ini-lawan-petarung-indonesia-selanjutnya-scQNU88IdS.jpg Jeka Saragih vs Anshul Jubli di final Road to UCF (Foto: Instagram/@UFC)

PETARUNG Indonesia, Jeka Saragih sukses lolos ke babak final Road to UFC kelas ringan. Tiket ke babak final itu ia dapatkan setelah mengalahkan petarung Korea Selatan Ki Won-bin.

Selanjutnya, Jeka Saragih bakal menghadapi petarung India, Anshul Jubli di partai final Road to UFC. Pertarungan itu pun dilabeli duel petarung underdog ajang Road to UFC kelas ringan.

Jeka Saragih

Predikat itu pantas disematkan karena kedua petarung mewakili negara yang belum menempatkan wakilnya di ajang UFC. Siapapun yang menang di laga final nanti, dipastikan melaju ke UFC.

Jeka Saragih (13-2) melaju ke final usai menang di semifinal pada Minggu 23 Oktober 2022 di Abu Dhabi. Dia menghancurkan petarung Korea Ki Won-bin (16-8) melalui pukulan KO di awal ronde.

BACA JUGA:5 Gol Paling Dramatis Injury Time di Piala Dunia 2018, Nomor 1 Comeback Belgia!

Sebelumnya, Jeka Saragih juga tak memberi ampun wakil India lainnya Pawn Maan Singh (7-3-1) di babak pembuka. Di laga itu dia juga memukul KO di awal-awal ronde.

“Saya sangat bangga. Lain kali saya akan berlatih lebih keras dan saya akan membunuh lawan saya berikutnya. Para pelatih berkata ketika kesempatan datang, bunuh,” kata Jeka Saragih setelahnya dikutip laman SCMP.

Jeka Saragih diprediksi tidak akan menang mudah di laga final nanti. Dia harus melawan Anshul Jubli (6-0) yang juga memiliki tren kemenangan yang baik.

Jeka Saragih

Mantan guru matematika berusia 27 tahun itu menerima bye di babak pertama turnamen. Kemudian menghadapi Kim Kyeong-pyo dari Korea Selatan (11-4) pada hari yang sama.

Anshul Jubli memberikan pukulan bertubi-tubi di setiap sudut octagon kepada Kim Kyeong-pyo. Dia pun membuat lawannya terhuyung-huyung hingga menang dengan split decision 29-28, 28-29, 29- 28.

Anshul Jubli pun mengaku tidak diunggulkan dalam turnamen ini. Tapi dia akan membuktikan bahwa negaranya juga merupakan tanah para pejuang.

“Saya sangat tidak diunggulkan, tetapi namaste UFC – India ada di sini,” kata Anshul Jubli.

“Orang mengira orang India hanya insinyur atau dokter, tetapi saya di sini untuk membuktikan bahwa kita adalah pejuang,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini