Share

Ingin Akhiri F1 2022 dengan Manis, Mattia Binotto Mau Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr Menang di 4 Balapan Tersisa

Rio Eristiawan, Jurnalis · Selasa 11 Oktober 2022 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 11 37 2684920 ingin-akhiri-f1-2022-dengan-manis-mattia-binotto-mau-charles-leclerc-dan-carlos-sainz-jr-menang-di-4-balapan-tersisa-BfYDNI6rFW.JPG Dua pembalap Tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc bersama Carlos Sainz Jr. (Foto: Reuters)

MARANELLO – Gelar juara Formula One (F1) 2022 sudah dipastikan menjadi milik pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen. Namun, Scuderia Ferrari ternyata tak kehilangan semangat begitu saja menatap empat balapan tersisa di F1 2022.

Seperti yang dikatakan Principal Ferrari, Mattia Binotto, ia ingin dua pembalapnya Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr bersinar di empat balapan tersebut. Ia mau Ferrari memenangkan balapan untuk membuktikan bahwa mereka kini sudah memiliki mobil yang jauh lebih baik.

Seperti yang diketahui, nasib berbeda didapatkan oleh dua pembalap Scuderia Ferrari, yakni Carlos Sainz, Jr dan Charles Leclerc di Sirkuit Suzuka, Jepang pada Minggu 9 Oktober 2022 sore WIB. Balapan F1 GP Jepang 2022 itu berlangsung hujan, sehingga sempat ada penundaan akibat hujan deras terus mengguyur lintasan.

Charles Leclerc

Namun Sainz harus menyelesaikan balapan lebih cepat dibandingkan pembalap lainya. Pasalnya pembalap asal Spanyol itu gagal mendapatkan poin usai mobilnya keluar dari lintasan saat balapan baru dimulai.

Sementara Leclerc harus puas melihat Max Verstappen (Red Bull Racing) mengunci gelar juara keduanya. Hal tersebut tak lepas dari hukuman penalti lima detik yang didapatkan pembalap asal Monako itu akibat memotong chicane di akhir balapan dan membuatnya turun ke podium ketiga.

Melihat hasil Leclerc di GP Jepang 2022, Binotto pun mengakui pembalapnya kehilangan kecepatan akibat berusaha menjaga mobil tetap stabil di lintasan basah. Menurutnya balapan di lintasan basah tidak bisa memaksakan diri di awal, karena bisa membahayakan pembalap lainnya.

"Leclerc kehilangan kecepatan? Dia berusaha keras di awal dan tidak memaksakan ban lintasan basah. Dalam kondisi basah Anda tidak bisa mencoba untuk memaksakan diri, karena bisa membahayakan seluruh pembalap di lap pertama," kata Binotto dilansir dari Tuttomotoriweb, Selasa (11/10/2022).

Meski gagal mendapatkan kemenangan, Binotto mengatakan Ferrari mendapatkan hal positif usai melihat dari sudut pandang berbeda. Menurutnya mobil Ferrari sudah tampil kompetitif untuk bisa bersaing merebut kemenangan.

Carlos Sainz Jr

"Tentu ada sesuatu yang bisa dipelajari dari sudut pandang ini untuk balapan berikutnya. Untuk 2023? Saya pikir sebagai putaran terbaik kami cepat, mobil terbukti kompetitif dan dia bisa bertarung untuk posisi terdepan dan kemenangan,"

Binotto mengakui Verstappen bisa menang karena ahli dalam hal menjaga kondisi ban. Ia pun ingin kedua pembalapnya bisa merebut kemenangan di empat balapan sisa musim ini.

"Max (Verstappen) lebih baik dalam manajemen ban, tetapi penting untuk memahami masalah kecepatan Spa-Francorchamps. Sekarang ada empat balapan tersisa dan kami harus kembali menang," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini