Share

Perebutan Gelar Juara MotoGP 2022 Makin Panas, Carlo Pernat: Fabio Quartararo Mulai Ketar-ketir!

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 05:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 38 2681504 perebutan-gelar-juara-motogp-2022-makin-panas-carlo-pernat-fabio-quartararo-mulai-ketar-ketir-HtCyGEg2Mp.jpg Fabio Quartararo kala balapan di MotoGP 2022. (Foto: Instagram/@fabioquartararo20)

BURIRAM – Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, mengomentari perebutan gelar juara MotoGP 2022 yang makin memanas saat ini. Dia pun menilai pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, saat ini sedang ketar-ketir karena cuma unggul 2 poin dari Francesco Bagnaia di klasemen.

Sebagaimana diketahui, Quartararo harus meraih hasil minor pada MotoGP Thailand 2022. Balapan itu berlangsung di Sirkuit Internasional Chang, pada akhir pekan lalu.

Fabio Quartararo

Bagaimana tidak, pembalap berjuluk El Diablo itu harus finis di urutan ke-17. Artinya, Quartararo sama sekali tidak mendapat poin.

Lain cerita dengan para pembalap Ducati yang sukses mendominasi tiga besar di balapan tersebut. Jack Miller dan Francesco Bagnaia berhasil finis di posisi dua dan tiga. Sementara itu, podium pertama disabet oleh Miguel Oliveira.

BACA JUGA: Kondisi Fisik Makin Oke, Marc Marquez Tebar Ancaman untuk MotoGP Australia 2022

Pernat pun menilai Bagnaia yang sukses raih posisi ketiga di MotoGP Thailand 2022 tak luput dari peran Johann Zarco. Sebab, Zarco dengan legawa tak menyalipnya, melainkan malah menjaga ketat pembalap Ducati Lenovo itu.

“Bagnaia menempati posisi ketiga, dengan Zarco sebagai pengawalnya. Tapi oke, itu bagian dari olahraga,” ucap Pernat, dilansir dari Motosan, Kamis (6/10/2022).

BACA JUGA: Marc Marquez Anggap Strategi Team Order Ducati Hal yang Biasa di MotoGP

“Pada titik ini jelas, poin antara Quartararo dan Bagnaia hanya terpaut dua, jadi kita berbicara tentang kejuaraan yang sangat ketat,” sambungnya.

Hasil itu membuat Pecco -sapaan akrab Bagnaua- kini hanya terpaut dua angka saja dari Quartararo. Hal itu pun membuat persaingan perebutan gelar juara semakin ketat. Pernat juga tak melupakan Aleix Espargaro yang saat ini berada di posisi tiga pada papan klasemen.

“Tidak lupa di posisi ketiga, ada pembalap seperti Espargaro, yang hanya tertinggal 20 poin. Masalah Aprilia selama akhir pekan sangat besar, mungkin Australia dapat membantu mereka. Setidaknya, dia telah memperbaiki koleksi poin dari Quartararo,” imbuhnya.

Sementara itu, raihan buruk yang didapat Quartararo pada MotoGP Thailand 2022 dinilai tak lepas dari performa motornya pada lintasan basah. Pernat mengklaim saat ini pembalap asal Prancis itu sedang ketar-ketir karena Ducati mulai kompak untuk bisa membawa Bagnaia melengserkannya dari puncak klasemen.

“Fabio memulai dengan buruk, balapan di lintasan basah dan dia tidak memiliki daya tarik. Mungkin hari terburuk Prancis dari awal di Aragon. Fabio mulai gugup, dan saya mengerti, karena dia menghadapi pasukan Ducati yang melaju sangat cepat,” jelas Pernat.

Fabio Quartararo

Persaingan perebutan gelar juara MotoGP musim ini memang sangat menarik untuk disimak. Bagnaia yang hanya terpaut dua angka saja dari Quartararo, bukan tidak mungkin bisa menjegalnya.

Mengingat, saat ini masih tersisa tiga seri balapan. Selanjutnya, para pembalap akan menjalani balapan MotoGP Australia yang akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island pada Senin 17 Oktober 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini