Share

Ferrari Minta Aturan Penalti Grid Direvisi, Mattia Binotto: 3 Power Unit Tidak Cukup untuk 24 Balapan

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Senin 26 September 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 37 2675117 ferrari-minta-aturan-penalti-grid-direvisi-mattia-binotto-3-power-unit-tidak-cukup-untuk-24-balapan-IHmywJpFUF.JPG Kepala Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto. (Foto: Reuters)

MARANELLO – Ketua Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto meminta kepada pihak panitia penyelenggara Formula One (F1) untuk merevisi peraturan penalti grid yang hanya memperbolehkan memakai tiga power unit saja dalam satu musim. Sebab ia masa 24 balapan di F1 2023 terlalu banyak dan tiga power unit tidak akan cukup untuk mengarungi satu musim yang panjang tersebut.

Seperti diketahui, isu penalti grid sedang memanas di F1. Itu berawal dari sembilan pembalap terkena hukuman itu di GP Italia 2022 di Sitkuit Monza.

Mattia Binotto bersama Leclerc dan Sainz Jr

Sejumlah pembalap terkena hukuman itu karena telah memakai power unit melebihi batas. Misalnya, Lewis Hamilton harus menggunakan power unit keempat (dari yang seharusnya maksimal 3 power unit) karena komponen sebelumnya masih diperbaiki.

Kekacauan itu kemungkinan akan terulang pada musim 2023. Apalagi dalam kalender tahun itu, F1 menambah seri menjadi 24 balapan.

Binotto menyatakan, belajar dari GP Italia kemarin, penerapan hukuman itu masih tidak jelas. Ketika hukuman itu diterapkan juga menurutnya sangat rumit.

"Butuh waktu lama karena ada interpretasi yang berbeda dan regulasinya tidak cukup jelas," kata Binotto dikutip laman Autoweek, Senin (26/9/2022).

Charles Leclerc

"Itu adalah sesuatu yang perlu kami tangani dengan pasti untuk masa depan. Saya pikir tidak hanya bagaimana kami memutuskan posisi grid berdasarkan penalti, tetapi jumlah penalti yang kami dapatkan juga terlalu banyak,” lanjutnya.

"Mungkin tiga PU (unit daya) per pengemudi terlalu sedikit untuk apa yang telah kami capai. Mungkin itu perlu dipertimbangkan kembali untuk musim-musim berikutnya,” tutup Binotto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini