Share

Meski Mendominasi, Casey Stoner Nilai Generasi Ducati Masa Kini Telah Gagal

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 18:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 38 2673077

MESKI mendominasi, Casey Stoner nilai generasi Ducati masa kini telah gagal akan diulas pada artikel ini. Legenda tim Ducati, Casey Stoner mengkritik habis-habisan mantan timnya.

Meski saat ini pabrikan Italia itu sedang memimpin klasemen Konstruktor MotoGP 2022, menurut Casey Stoner mereka telah gagal. Hal ini semata perbedaan filosofi antara generasi Ducati di masa kini dengan Casey Stoner di masa lalu.

Casey Stoner

Satu yang paling jelas adalah pemakaian komponen elektronik. Menurut juara dua kali MotoGP itu, saat ini Ducati terlalu banyak menjadikan komponen elektronik sebagai solusi. Tapi mereka mengacuhkan masalah mendasar di sisi internal tim.

Berbeda saat masanya berjaya di kisaran 2007 - 2010 lalu. Setiap kali ditawarkan untuk menggunakan komponen elektronik, Stoner selalu konflik dengan teknisinya karena menolak.

BACA JUGA:Jakmania Hormati Keputusan Polda Jabar Setelah Dapat Larangan Hadir Ke Bandung

“Saya merasa generasi ini telah kehilangan pemahaman tentang apa yang terjadi di akhir pekan. Mereka yang ingin melindungi ban mereka, mereka yang mencoba mempersiapkan motor untuk balapan, dll. Karena ada banyak barang elektronik saat ini,” ucap Stoner dalam Podcast In The Fast Lane dikutip laman Corsedimoto, Kamis (22/9/2022).

“Ketika saya masih jadi pembalap, saya selalu berjuang melawan teknisi saya untuk menyingkirkan elektronik sebanyak mungkin dalam latihan bebas untuk mencoba benar-benar memahami apa yang terjadi dengan motor dan di dalamnya,” lanjutnya.

Ducati saat ini berada di peringkat pertama klasemen konstruksi meninggalkan Aprilia, Yamaha, apalagi Honda. Sementara pembalap andalannya Francesco Bagnaia mulai mendekati poin rival Yamaha-nya Fabio Quartararo di puncak klasemen.

Francesco Bagnaia

Tapi dilihat dari trek rekor, belum ada pembalap ducati yang juara dunia lagi setelah terakhir kali diperoleh Stoner pada 2007. Masalah filosofi ini yang menurut Stoner menjadi faktor penyebab mereka susah juara.

“Mereka mencoba untuk memperbaiki bentuk, tetapi tidak masalah internal. Saya pikir untuk alasan ini Ducati telah gagal selama bertahun-tahun dan belum memenangkan Kejuaraan Dunia sejauh ini. Di luar apakah mereka akan bisa menang tahun ini atau tidak,” lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini