Share

Insiden Fabio Quartararo Tak Ubah Strategi Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon 2022

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Rabu 21 September 2022 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 38 2671841 insiden-fabio-quartararo-tak-ubah-strategi-francesco-baganaia-di-motogp-aragon-2022-awxQwFLUuU.jpg Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia (Foto: Twitter/@PeccoBagnaia)

INSIDEN Fabio Quartararo tak ubah strategi Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon 2022 akan dibahas pada artikel ini. Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia kembali meraih hasil yang memuaskan di MotoGP Aragon 2022.

Meski rider Yamaha, Fabio Quartararo yang menjadi pemuncak klasemen sementara MotoGP 2022 sempat mengalami kecelakaan di awal balapan. Francesco Bagnaia menyebut hal tersebut tak mempengaruhi strateginya.

Francesco Bagnaia

Balapan tersebut dilangsungkan di Sirkuit Motorland Aragon, Minggu 18 September 2022 malam WIB. Mampu tampil cukup dominan sejak lap pertama, Francesco Bagnaia pun akhirnya harus puas finish di posisi kedua.

Saat ini, Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo memang bersaing cukup ketat untuk bisa memperebutkan gelar juara dunia musim ini. Tentu saja kecelakaan Fabio Quartararo membuat Pecco -panggilan akrab Francesco Bagnaia- diuntungkan untuk bisa membalap perolehan poin yang telah dikumpulkan Fabio Quartararo.

BACA JUGA:Ralf Rangnick Gagal Total di Manchester United, Bruno Fernandes Beberkan Penyebabnya

Francesco Bagnaia pun mengetahui bahwa Fabio Quartararo harus terjatuh di awal balapan. Namun, pembalap asal Italia itu mengatakan bahwa dirinya tidak mengubah strategi setelah insiden tersebut terjadi.

"Saya sudah tahu di tikungan 7 bahwa Fabio Quartararo tersingkir karena saya melihatnya di layar TV," ungkap Francesco Bagnaia dilansir dari Speedweek, Rabu (21/9/2022).

"Tapi itu tidak mengubah strategi saya. Saya mengatur kecepatan lap demi lap karena setelah start saya perhatikan gripnya tidak setingkat FP4," lanjut Francesco Bagnaia.

Francesco Bagnaia

Selain itu, Francesco Bagnaia juga mengatakan bahwa dirinya tetap menjalani balapan dengan tenang untuk bisa mempertahankan performanya. Baginya, hanya ada dua pembalap yang bisa menyaingi kecepatannya, yaitu Enea Bastianini yang sukses menjadi juara dan Fabio Quartararo.

“Saya tetap tenang dan menggunakan gas dengan sangat lembut. Kemudian, sedikit demi sedikit, saya meningkat,” imbuhnya.

“Saya tahu bahwa hanya Enea Bastianini yang bisa menjaga kecepatan saya, karena hanya dia dan Fabio Quartararo yang memiliki potensi untuk melakukannya dalam balapan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini