Share

Cedera Parah di Indonesia Open 2022, Yeremia Rambitan Akui Sempat Trauma saat Kembali ke Lapangan

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 15 September 2022 10:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 40 2667922 cedera-parah-di-indonesia-open-2022-yeremia-rambitan-akui-sempat-trauma-saat-kembali-ke-lapangan-Tth87FrYhl.jpg Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan cedera di perempatfinal Indonesia Open 2022. (Foto: Faisal Rahman/MNC Portal Indonesia)

JAKARTA – Pebulu tangkis putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, bercerita soal kondisinya usai mengalami cedera parah di Indonesia Open 2022. Meski kondisinya kini sudah berangsur-angsur membaik, Yeremia ternyata sempat merasakan trauma saat kembali menjalani latihan di lapangan.

Sebagaimana diketahui, Yeremia harus menepi selama 3-6 bulan akibat cedera lutut yang sudah diderita sejak Juni 2022. Kala itu, pemain berusia 22 tahun tersebut salah melakukan pijakan di lapangan saat bertanding di bababk perempatfinal Indonesia Open 2022.

Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan

Insiden tersebut membuat Yeremia kesakitan sampai harus terkapar di lapangan. Dia bahkan harus meninggalkan lapangan di atas kursi roda.

BACA JUGA: Peringkat Melejit di Ranking BWF, Perasaan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan Campur Aduk

Kini, setelah kurang lebih tiga bulan menjalani pemulihan, kondisi Yeremia telah membaik dan mengalami kemajuan. Bahkan saat ini, dia sudah mulai menjalani latihan di lapangan bersama rekan-rekannya, meski belum secara normal.

BACA JUGA: Curhat Pramudya Kusumawardana, Sempat Merasa Down saat Yeremia Rambitan Cedera

“(Latihan) belum normal. Tapi sudah mulai latihan di lapangan,” ucap Yeremia kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Kamis (15/9/2022).

Akan tetapi, pasangan dari Pramudya Kusumawardana itu tidak menampik ketika memulai latihan kembali, ia sempat mengalami trauma. Meski begitu, Yeremia sadar bahwa hal ini tidak boleh berlangsung lama sehingga dirinya mencoba memberanikan diri.

“Trauma pasti ada. Pertama-tama kayak ada ketakutan juga. Pas latihan pasti gerakan ini kayak takut-takut. Tapi coba berani saja,” sambung Yeremia.

Sejauh ini, Yeremia sendiri masih menjalani terapi yang lebih difokuskan pada penguatan kaki. Namun, progress besar telah dialami pemain jebolan Exist tersebut karena sudah bisa lompat hingga lari. 

Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan

“Sekarang lebih ke penguatan sih, penguatan kaki, lebih rutin ke penguatan kaki. Ya kan terapi itu, kayak peradangan-peradangan yang sisa-sisa itu sudah enggak terlalu sakit kalau terapi. Sekarang sih lebih ke penguatan kaki,” lanjut Yeremia.

“Lompat sudah bisa, lari juga bisa. Kanan kiri bisa, Cuma takut-takutnya ini lebih diberaniin saja,” pungkas pemain yang saat ini menduduki peringkat 13 dunia bersama Pramudya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini