Share

Kecewa dengan Hasil Akhir Balapan F1 GP Italia 2022, Jacques Villeneuve: Sangat Menyedihkan

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Rabu 14 September 2022 04:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 37 2666948 kecewa-dengan-hasil-akhir-balapan-f1-gp-italia-2022-jacques-villeneuve-sangat-menyedihkan-MPsQjp689I.jpg Jacques Villeneuve kecewa dengan hasil akhir balapan F1 GP Italia 2022 (Foto: Reuters)

MANTAN pembalap Formula One (F1), Jacques Villeneuve kecewa dengan hasil akhir balapan F1 GP Italia 2022. Menurutnya, hal itu sangat menyedihkan, lantaran balapan harus diselesaikan di belakang safety car.

Seperti diketahui, balapan tersebut berlangsung di Sirkuit Monza, pada Minggu 11 September 2022 silam. Pembalap Red Bull, Max Verstappen, berhasil memastikan diri menjadi juara di balapan tersebut tanpa perlawanan dari pembalap lain.

F1 GP Italia 2022

Insiden tersebut terjadi setelah pembalap McLaren, Daniel Ricciardo, harus mengalami masalah pada mobilnya beberapa lap menjelang finis. FIA pun memutuskan untuk memasukan safety car ke dalam lintasan sembari menunggu mobil Daniel Ricciardo diamankan dari trek.

Namun, hingga akhir balapan, FIA tidak kunjung memutuskan untuk menghentikan penggunaan safety car hingga lap terakhir. Hasilnya, tidak ada aksi-aksi menarik yang ditunjukan oleh para pembalap untuk memperebutkan posisi pertama.

Melihat hal tersebut, Jacques Villeneuve pun merasa sangat kecewa dengan keputusan yang dibuat. Bagi juara dunia 1997 tersebut, para penonton tidak seharusnya mendapatkan hasil balapan yang mengecewakan seperti itu.

"Saya pikir ini sangat menyedihkan bagi puluhan ribu orang yang membeli tiket sangat mahal. Mereka tidak melihat pertunjukan, tidak ada finis, benar-benar tidak ada sama sekali,โ€ ujar Jacques Villeneuve dilansir dari Sportsmole, Selasa (13/9/2022).

ย โ€œKami menginginkan lebih, dan kami tidak mendapatkannya. Salah urus balapan tahun ini tidak terlalu bagus, tapi ini bahkan lebih buruk,โ€ imbuhnya.

F1 GP Italia 2022

Jacques Villeneuve berpendapat seharusnya FIA memutuskan untuk mengibarkan red flag hingga balapan dapat kembali dilanjutkan. Baginya, sebuah balapan tidak dapat diselesaikan dengan bantuan safety car hingga akhir lap.

"Sebuah balapan seharusnya tidak pernah berakhir di belakang safety car,โ€ sambung Jacques Villeneuve.

โ€œBegitu banyak hal yang bisa dilakukan secara berbeda, seperti red flag dan membiarkan mobil-mobil melewatkan lap lebih cepat dengan begitu saja,โ€ pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini