Share

Aaron Chia/Soh Wooi Yik Sabet Gelar BWF World Championship 2022, Rexy Mainkay: Itu Prestasi Terbesar Saya!

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 12 September 2022 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 40 2665836 aaron-chia-soh-wooi-yik-sabet-gelar-bwf-world-championship-2022-rexy-mainkay-itu-prestasi-terbesar-saya-1LOniHYX1B.jpg Ganda putra asal Malaysia, Aaaron Chia/Soh Wooi Yik saat juarai BWF World Championship 2022. (Foto: Instagram/sohwooiyik)

KUALA LUMPUR – Bagi Direktur Pelatih Ganda Federasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, keberhasilan Aaron Chia/Soh Wooi Yik menjuarai BWF World Championship 2022 merupakan sebuah hal yang luar biasa. Sebab bagi Rexy, kesuksesan ganda putra asal Malaysia itu menjadi sebuah prestasi terbesar dalam karier kepelatihannya.

Aaron/Soh sukses mengukuhkan diri sebagai juara dunia 2022 nomor ganda putra pada pertengahan Agustus lalu di Tokyo, Jepang. Gelar tersebut mereka dapat setelah mengalahkan juara dunia tiga kali asal Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di partai final dengan skor 21-19 dan 21-14.

Kemenangan tersebut pun membawa pasangan ranking lima dunia itu menjadi juara dunia pertama dari Negeri Jiran. Itu juga menjadi gelar juara perdana yang diraih mereka sejak berpasangan pada November 2015 lalu.

Aaron/Soh saat bersama Rexy Mainaky (Badminton Photo)

Menariknya, prestasi tersebut tak hanya berarti bagi peraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu saja. Tetapi juga untuk Rexy Mainaky, pelatih yang sudah lama menukangi skuad bulutangkis Harimau Malaya.

“Saya pikir ini (gelar juara dunia Aaron/Soh) adalah prestasi yang besar dalam karier kepelatihan saya,” kata Rexy dilansir dari laman resmi BWF, Senin (12/9/2022).

“Saya telah memenangkan perak (Olimpiade) sebagai pelatih Inggris, saya memenangkan medali perak (Kejuaraan Dunia) dengan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong dan banyak gelar Superseries. Jadi, ini adalah pencapaian besar bagi saya sebagai pelatih dan juga untuk Malaysia,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Rexy telah malang melintang di dunia kepelatihan bulutangkis dunia. Dia pernah menangani Timnas Inggris pada 2001 hingga 2005 dan membawa pasangan ganda campuran, Nathan Roberson/Gail Emms meraih medali perak Olimpiade Athena 2004.

Setelah itu, legenda bulutangkis Indonesia tersebut melatih Timnas Malaysia dalam periode 2005-2011. Salah satu prestasinya yang paling menonjol di skuad Negeri Jiran adalah mengantarkan duet ganda putra, Koo Kie Keat/Tan Boon Heong, menyabet medali emas Asian Games 2006, juara All England 2007, medali perak Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2010.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik (PBSI)

Sesudah itu, peraih emas Olimpiade Atlanta 1996 itu sempat hijrah sebentar ke Filipina sebelum akhirnya kembali ke Pelatnas Cipayung sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI pada periode 2012-2016.

Lalu, pria berusia 54 tahun itu melatih Timnas Thailand selama empat tahun hingga akhir 2020. Kemudian, barulah Rexy balik lagi ke Negeri Jiran sebagai Direktur Pelatih Ganda BAM hingga saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini