Share

Kisah Annas Jauhari, Pelatih Bulutangkis Indonesia yang Melatih di Afrika

Hakiki Tertiari , Jurnalis · Senin 12 September 2022 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 40 2665762 kisah-annas-jauhari-pelatih-bulutangkis-indonesia-yang-melatih-di-afrika-EIl1eaLbVZ.jpg Kisah Annas Jauhari pelatih bulutangkis Indonesia yang melatih di Afrika (Foto: Instagram/@annasjauhari)

KISAH Annas Jauhari, pelatih bulutangkis Indonesia yang melatih di Afrika akan diulas dalam artikel ini. Bicara soal bulutangkis, tentu tidak terlepas dari kualitas para pemain atau pelatih tepok bulu asal Indonesia.

Soal prestasi bulutangkis, para atlet Tanah Air tampaknya tak perlu diragukan. Namun, bukan hanya atlet saja yang kerap membawa harum nama bangsa Indonesia di bulutangkis kancah internasional.

Annas Jauhari

(Annas Jauhari dan anaknya)

Adapula sejumlah pelatih, yang ternyata berkarier di luar negeri untuk membantu perkembangan bulutangkis di suatu negara. Salah satu pelatih yang dimaksud adalah Annas Jauhari

Ya, pelatih bulutangkis asal Indonesia itu diketahui pernah dipercaya untuk melatih salah satu negara di Afrika, yaitu Mauritius. Annas Jahuri memulai kiprah kepelatihannya di Mauritius pada 18 Mei 2015 silam.

Mengutip media lokal Mauritus, Le Maurichien, awal mula Annas Jauhari melatih di sana adalah karena mendapat rekomendasi dari Federasi Bulutangkis Indonesia (PBSI). Hal itu setelah Federasi Bulutangkis Mauritius, melakukan penajajakan dengan PBSI. Annas Jauhari menjadi pelatih bulutangkis Mauritius menggantikan pelatih asal Malaysia, Raymond Stevon.

BACA JUGA:3 Pebulutangkis Indonesia yang Dihukum BWF Tidak Boleh Bertanding Selamanya, Nomor 1 Hendra Terlibat Match Fixing

Sebenarnya banyak yang mempertanyakan mengenai keputusannya untuk melatih Mauritius. Sebab, Annas Jauhari mendapat penawaran gaji yang tidak terlalu tinggi. Bahkan, pelatih Indonesia lainnya, tidak ada yang mau jadi pelatih di Mauritius karena faktor gaji tersebut.

Namun, Annas Jauhari bertekad untuk membantu perkembangan bulutangkis Mauritius. Ia dipercaya menangani timnas senior dan junior di sana.

Dipilihnya Annas Jauhari oleh Federasi Bulutangkis Mauritius juga tak terlepas dari kiprahnya di dunia tepok bulu. Sekadar informasi, Annas Jahuri diketahui memang sudah malang melintang di dunia kepelatihan bulutangkis. Sejak tahun 2000, ia bahkan sudah terjun ke dunia kepelatihan bulutangkis Internasional.

Misalnya, pada 2006-2007, ia dipercaya menjadi pelatih di bawah Federasi Bulutangkis Thailand. Selain itu, ia pun punya pengalaman menjadi pelatih bulutangkis di Swedia.

Akan tetapi, Annas Jauhari sempat kembali ke Tanah Air pada 2009. Kemudian, di tahun 2010, ia sempat dipercaya menjadi penanggung jawab di Atik Jauhari Badminton Academy, sekaligus memimpin kamp latihan untuk Timnas Bulutangkis Junior India di Tangerang.

Annas Jauhari

(Prestasi Annas Jauhari bersama bulutangkis Mauritius)

Selain itu, ia pernah memimpin kamp pelatihan untuk tim bulutangkis Prancis di Atik Jauhari Badminton Academy (2010-2011), sebelum akhirnya kembali ke Swedia untuk melatih selama satu tahun (2012-2013). Kemudian, pada 2014, Annas Jauhari aktif full di Atik Jauhari Badminton Academy sebagai pelatih pendamping.

Portofolionya itu membuat Federasi Bulutangkis Mauritius percaya akan kemampuannya. Sampai pada 2015 silam, ia dipercaya menjadi pelatih bulutangkis Mauritius.

Le Defi

(Annas Jauhari diliput media Prancis)

Satu tahun jadi pelatih di sana, tepat pada Mei 2016, Annas Jauhari langsung berhasil mencetak sejarah dengan mengantarkan Mauritius ke Piala Uber untuk pertama kalinya. Capaian ini menjadi sorotan sejumlah media ternama, salah satunya media asal Prancis, Le Defi.

Akan tetapi, langkah tim bulutangkis Mauritius terhenti di babak grup. Mereka gagal ke perempatfinal Piala Uber 2016.

Sayangnya, torehan sejarah itu tercoreng oleh Federasi Bulutangkis Mauritius. Pada Oktober 2016, ia secara pihak diminta mengundurkan diri. Padahal, ia pun belum lama membawa tim junior Mauritius juara di Kejuaraan Bulutangkis Junior Afrika.

Annas Jauhari

(Annas Jauhari dan usaha otomotifnya)

Hal itu membuat Annas Jauhari kecewa. Ia pun turut mengkritisi bahwa kompetisi bulutangkis di Mauritius sangat minim. Dia meminta agar tim Mauritius dapat berlatih dengan tim asing, namun permintaannya ditolak oleh pihak federasi.

Hal itu disinyalir jadi salah satu faktor diberhentikannya Annas Jauhari sebagai pelatih bulutangkis Mauritius. Meski begitu, ia justru tinggal di Mauritius dan disibukkan dengan usaha otomotif di sana. Bahkan, pada Maret 2018, ia mendirikan Annas Jauhari Badminton Academy di Mauritius.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini