Share

Peran Ratu Elizabeth II dan Kerajaan Inggris terhadap Kejuaraan Tenis Dunia Wimbledon

Reinaldy Darius, Jurnalis · Senin 12 September 2022 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 40 2665604 peran-ratu-elizabeth-ii-dan-kerajaan-inggris-terhadap-kejuaraan-tenis-dunia-wimbledon-nhZZOdFfnD.jpg Peran Ratu Elizabeth II dan Kerajaan Inggris terhadap Kejuaraan Tenis Dunia (Foto: Twitter/RoyalFamily)

PERAN Ratu Elizabeth II dan Kerajaan Inggris terhadap kejuaraan tenis Dunia Wimbledon akan dibahas di sini. Keluarga Kerajaan sudah lama diasosiasikan dengan Wimbledon. Tak jarang, anggota Keluarga Kerajaan sering menghadiri salah satu kejuaraan tenis paling bergengsi dunia.

Kepergian Ratu Elizabeth II ditangisi oleh seantero Britania Raya. Bahkan, event-event keolahragaan yang dilaksanakan di Tanah Britania, termasuk Liga Inggris, harus ditunda karena peristiwa menyedihkan ini.

Ratu Elizabeth II

Sebagai orang yang berpengaruh, Ratu Elizabeth memiliki dampak kepada berbagai segi-segi kehidupan, tak terkecuali olahraga. Tenis merupakan salah satu yang memiliki kaitan erat dengannya.

Mendiang pun sering terlihat menghadiri laga-laga tenis yang dimainkan di Wimbledon semasa hidupnya. Bagaimana kaitan antara kejuaraan tenis Wimbledon dengan Ratu Elizabeth II dan Keluarga Kerajaan? Itu semua berawal pada lebih dari seabad yang lalu.

Anggota Kerajaan pertama menghadiri sebuah kompetisi tenis ternama dunia. Kala itu, Pangeran Wales, yang kemudian menjadi Raja George V, dan istrinya Putri Mary menghadiri sebuah pertandingan pada tahun 1907.

Orang yang berperan penting di balik kehadiran sang Pangeran Wales pada saat itu adalah teman dekatnya sejak kecil, George Hillyard, yang merupakan sekretaris dari Wimbledon Club. Sang calon Raja Britania pun diminta untuk mempersembahkan trofi kepada pemenang turnamen kala itu.

Tradisi ini berlanjut hingga Ratu Elizabeth II ikut mempersembahkan trofi kepada para pemenang Wimbledon sejak mulai menjabat pada 1952, namun baru mengunjungi turnamen pada 1957. Ratu Elizabeth II sendiri memegang titel pimpinan All England Club hingga tahun 2006, namun dia berhenti pada ulang tahunnya yang ke-80 kala itu.

Pada tahun 2010, Ratu Elizabeth II kembali ke Wimbledon. Itu merupakan kunjungan perdananya ke kejuaraan tenis tersebut setelah 33 tahun. Pada suatu siang di bulan Juni, sang ratu bertemu dengan para juara tenis ternama, termasuk Roger Federer, Novak Djokovic, Serena Williams, Venus Williams, Caroline Wozniacki, dan Andy Roddick.

Di Wimbledon, ada yang namanya Royal Box, sebuah ruang khusus untuk para anggota Keluarga Kerajaan untuk menyaksikan pertandingan. Royal Box ditambahkan di lapangan tengah mulai tahun 1922, dengan kapasitas 80 orang.

Rod Laver dan Ratu Elizabeth II

Selain Ratu Elizabeth II, banyak anggota Keluarga Kerajaan lainnya yang pernah mengunjungi Royal Box. Di antaranya adalah Putri Margaret hingga Diana, Putri Wales, yang membawa serta Pangeran William muda di dekade 90-an.

Keluarga Kerajaan tidak hanya menyaksikan tenis, melainkan juga ikut berkompetisi. Ayah dari sang Ratu, yaitu Raja George VI, dan juga Pangeran Albert, Duke of York, pernah bermain dalam nomor ganda putra. Sayangnya, mereka tidak bertahan lama di kompetisi.

Kepergian Ratu Elizabeth II pada Kamis 8 September 2022 pun ditangisi oleh insan tenis. Legenda tenis Australia, Rod Laver, menyatakan rasa duka mendalam kepada Keluarga Kerajaan pada 6.30 pagi waktu setempat, seketika mengetahui sang Ratu dinyatakan meninggal dunia pada usia 96 tahun.

Dalam kariernya, Rod Laver merupakan pemenang 11 titel Grand Slam, dengan empat di antaranya diraih di Wimbledon. Ratu Elizabeth II mengunjungi turnamen Wimbledon empat kali sepanjang hidupnya, yaitu pada tahun 1957, 1962, 1977, dan 2010. Sedangkan 1962 adalah tahun ketika Rod Laver memenangkan titel Wimbledon kedua dalam kariernya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini