Share

5 Momen Tak Terlupakan Michael Schumacher di Formula One GP Belgia, Nomor 1 Paling Berkesan

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Jum'at 26 Agustus 2022 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 26 37 2655122 5-momen-tak-terlupakan-michael-schumacher-di-formula-one-gp-belgia-nomor-1-paling-berkesan-8Q6jHm6fZs.jpg Berikut 5 momen tak terlupakan Michael Schumacher di Formula One GP Belgia (Foto: Reuters)

SEBANYAK 5 momen tak terlupakan Michael Schumacher di Formula One Grand Prix (GP) Belgia akan diulas dalam artikel ini. Seperti diketahui, Michael Schumacher merupakan legenda hidup Formula One (F1) sepanjang masa, yang sudah memiliki tujuh gelar juara sampai ia memutuskan pensiun.

Di balik titel legendanya, ada jerih payah dan kerja keras yang dilakukan Michael Schumacher demi bisa bersaing dengan para rivalnya. Dari kiprahnya selama ini, ada momen yang sangat berkesan, terutama di F1 GP Belgia.

Lantas, momen apa saja yang membuat Michael Schumacher erat dengan GP Belgia? Berikut 5 momen tak terlupakan Michael Schumacher di Formula One Grand Prix (GP) Belgia:

5. Debut di F1 Bersama Tim Jordan pada 1991

Michael Schumacher

Pada F1 GP Belgia 1991, Eddie Jordan selaku kepala tim i Jordan memberi kesempatan untuk Michael Schumacher turun ke lintasan. Ia dipilih untuk menggantikan Bertrand Gachot sang pembalap utama Jordan yang terkena kasus dengan pihak kepolisian di Inggris.

Kala itu, Michael Schumacher mampu memukau banyak orang dengan berhasil menempati urutan ketujuh di sesi kualifikasi. Perolehan itu jauh lebih baik daripada rekan timnya, Andrea de Cesaris, yang lebih berpengalaman.

Meski tampil mengesankan di sesi kualifikasi, Michael Schumacher yang ketika itu masih berusia 22 tahun gagal menyelesaikan balapan pertamanya di Formula 1. Sebab, mobil yang dikendarainya mengalami masalah hidrolik sebelum menyelesaikan satu putaran.

Kendati demikian, hasil tersebut sudah cukup bagi Michael Schumacher untuk memikat Flavio Briatore, kepala tim Benetton. Alhasil, ia pun mendapatkan kursi permanen di Benetton, satu musim setelahnya.

4. Kemenangan Pertama di F1 1992

Michael Schumacher

Debut yang tak mulus di musim 1991, langsung dibayar tuntas oleh Michael Schumacher semusim berselang. Michael Schumacher berhasil mencapai puncak podium, sekaligus kemenangan pertama dalam kariernya.

Kemenangan Schumacher di F1 GP Belgia 1992 tak lepas dari Benetton yang tepat memilih ban di cuaca yang berubah-ubah. Hal itu yang membuatnya berjarak cukup jauh dari duo Williams, Nigel Mansell dan Riccardo Patrese, yang finis kedua dan ketiga.

3. Balapan Emosional pada 1998

Michael Schumacher

F1 GP Belgia 1998 termasuk salah satu balapan paling emosional, yang pernah terjadi akibat sirkuit Spa yang diguyur hujan deras. Ketika start awal saja sudah terjadi insiden yang melibatkan 13 pembalap.

Saat balapan dimulai kembali, Michael Schumacher dengan cepat mengambil alih pimpinan balapan dan berjarak 40 detik dari Damon Hill. Drama terjadi saat Michael Schumacher mencoba melakukan overlap terhadap pembalap McLaren, David Coulthard.

Akibat hujan yang begitu deras dan minimnya jarak pandang, membuat Michael Schumacher menabrak bagian belakang mobil Coulthard. Tensi sempat memanas saat Michael Schumacher yang tak terima balapannya berakhir lebih cepat mendatangi garasi McLaren.

2. Duel Sengit dengan Mika Hakkinen pada 2000

Michael Schumacher

Dua tahun berselang dari insiden 1998, pada tahun 2000, Michael Schumacher kembali terlibat balapan yang emosional. Akan tetapi, situasi berbeda dengan dua tahun sebelumnya.

Di mana Michael Schumacher panas lantaran bersaing ketat dengan Mika Hakkinen dalam perebutan juara. Momen paling seru di mana Michael Schumacher dan Mika Hakkinen berebut posisi pertama dengan situasi membalap pembalap yang berada di posisi paling buncit.

Sampai akhirnya, Mika Hakkinen mampu menyalip Michael Schumacher. Pembalap Finlandia itu memanfaatkan pembalap yang terkena overlap.

1. Kunci Gelar Juara Dunia Ke-7 pada 2004

Michael Schumacher

F1 2004 menjadi salah satu musim paling dominan Michael Schumacher. Dengan mobil kuda jingkrak andalannya, ia mampu meraup 13 kemenangan dari 18 balapan musim itu.

Pada seri ke-14 di Belgia, Michael Schumacher hanya mampu meraih posisi kedua di belakang Kimi Raikkonen. Meski begitu, hasil itu sudah cukup baginya untuk meraih gelar juara dunianya yang ketujuh atau terakhir kali sepanjang sejarah dirinya aktif balapan di F1.

Demikian 5 momen tak terlupakan Michael Schumacher di Formula 1 GP Belgia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini