Share

Kejadian GP Abu Dhabi 2021 Bikin Bos Mercedes Trauma

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Selasa 16 Agustus 2022 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 37 2649030 kejadian-gp-abu-dhabi-2021-bikin-bos-mercedes-trauma-MlB8m3ruZW.jpg Toto Wolff masih memikirkan kejadian di GP Abu Dhabi 2021. (Foto: F1)

TAMPAKNYA kejadian di balapan terakhir Formula 1 (F1) musim 2021 di GP Abu Dhabi membuat bos Mercedes, Toto Wolff trauma. Walaupun, di sisi lain ia mengaku sudah berdamai dengan keadaan bahwa Max Verstappen keluar sebagai juara dunia F1 2021.

GP Abu Dhabi 2021 adalah balapan penentu perebutan gelar juara dunia antara Lewis Hamilton dan pembalap Red Bull, Max Verstappen. Balapan tersebut bisa dibilang penuh dengan drama dan diwarnai keputusan kontroversial.

Toto Wolff

Usai balapan tersebut, Toto Wolff melayangkan protes keras kepada Michael Masi yang saat itu menjabat sebagai race director. Akan tetapi, protesnya itu tetap tak membuat Hamilton keluar sebagai juara dunia. Hingga sampai saat ini, ia mengaku masih terus memikirkan insiden pahit tersebut.

“Saya memikirkannya setiap hari,” kata Wolff, dilansir dari PlanetF1, Selasa (16/8/2022).

Kendati begitu, Wolff telah berdamai dengan keadaan. Pria asal Austria itu mengatakan kalau Max Verstappen memang layak meraih gelar juara dunia musim lalu.

“Tetapi saya merasa tenang dengan Max Verstappen yang memenangkan kejuaraan karena ia adalah juara yang pantas,” ungkapnya.

Lewis Hamilton

“Bagaimana hasilnya, saya pikir saya memiliki nilai seputar keadilan dan terutama keadilan olahraga. Inilah yang memberikan kecintaan mendasar saya pada olahraga ini,” pungkas Wolff.

Sebagai pengingat, pada balapan tersebut Verstappen berhasil keluar sebagai pemenang sekaligus juara F1 2021. Hasil itu ia pastikan setelah mampu menyalip Hamilton pada lap terakhir.

Pembalap asal Belanda tersebut berhasil melewati Hamilton saat adanya insiden safety car. Masi dinilai mengambil keputusan kontroversial. Keputusannya itu dianggap merugikan Hamilton yang gagal memecahkan rekor juara F1 sebanyak delapan kali beruntun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini