Share

Max Verstappen dan Charles Leclerc Bersaing untuk Gelar Juara Dunia F1 2022, Kepercayaan Diri Bisa Jadi Pembeda

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Selasa 16 Agustus 2022 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 37 2648948 max-verstappen-dan-charles-leclerc-bersaing-untuk-gelar-juara-dunia-f1-2022-kepercayaan-diri-bisa-jadi-pembeda-LCfcoSPok7.jfif Max Verstappen (kiri) dan Charles Leclerc (tengah). (Foto: F1)

MAX Verstappen dan Charles Leclerc bersaing ketat untuk menjadi juara dunia Formula 1 (F1) 2022. Akan tetapi, soal kepercayaan diri bisa jadi pembeda di antara keduanya.

Hal itu disampaikan oleh mantan pembalap F1, Mika Salo. Menurutnya, Max Verstappen punya rasa kepercayaan diri yang lebih tinggi dibanding Leclerc sehingga membuatnya hampir tidak pernah melakukan kesalahan.

max verstappen

Seperti diketahui, saat ini Verstappen dan Leclerc memang menjadi sorotan. Pasalnya, dua pembalap itu juga sedang dalam perburuan gelar juara dunia di musim ini.

Verstappen bersama Red Bull Racing kini sedang berada di urutan pertama dengan koleksi 258 poin. Sementara itu, Leclerc ada di posisi dua dengan torehan 178 poin.

Verstappen tampil cukup dan jarang melakukan kesalahan di musim ini. Beda halnya dengan Leclerc yang masih sering lakukan kesalahan. Entah itu kesalahan yang dilakukan olehnya sendiri atau juga karena mobil Ferrari yang alami kendala.

Mika Salo mengatakan kalau faktor pembeda kedua pembalap muda tersebut ada pada tingkat kepercayaan diri. Ia menilai kalau Verstappen jauh lebih unggul dalam hal tersebut ketimbang Leclerc.

“Max Verstappen memiliki kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi. Ia sudah memiliki gelar di sakunya dan terus-menerus memenangkan balapan. Kepercayaan diri itu, itulah poin terkuat Max,” kata Salo, dikutip dari Racing News 365, Selasa (16/8/2022).

Charles Leclerc

“Dia tidak lagi membuat kesalahan tunggal, seperti beberapa tahun yang lalu. Sekarang sudah benar-benar hilang. Max adalah pembalap yang sempurna dan karena itu ia juga bisa menghadang Leclerc,” imbuhnya.

Salo menyebut Leclerc juga tidak diuntungkan dengan mobil dan kesalahan taktik tim Ferrari. Hal ini membuat pembalap asal Monaco itu belum bisa jadi juara dunia.

“Leclerc bahkan lebih tidak aman. Ia juga kurang percaya diri karena sering terjadi kesalahan dan karena itu merasa kurang mendapat dukungan dari tim. Hampir seperti menunggu untuk lihat apa yang salah selanjutnya,” lanjutnya.

“Sementara Max tahu ia memiliki mobil yang bagus, yang cepat dan timnya jarang membuat kesalahan. Itu membuat perbedaan besar,” pungkas Salo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini