Share

5 Alasan Fabio Quartararo Bakal Gagal Juara MotoGP 2022, Nomor 1 Tekanan Besar Menanti

Krisna Octavianus, Jurnalis · Senin 15 Agustus 2022 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 38 2647941 5-alasan-fabio-quartararo-bakal-gagal-juara-motogp-2022-nomor-1-tekanan-besar-menanti-d6CYgUl3eV.jpg Fabio Quartararo bisa saja gagal jadi juara dunia MotoGP 2022. (Foto: MotoGP)

SEBANYAK 5 alasan Fabio Quartararo bakal gagal juara MotoGP 2022 akan dibahas dalam artikel ini. Sampai MotoGP Inggris dua pekan lalu, ia masih di puncak klasemen pembalap, tapi bisa saja gagal menjadi juara dunia MotoGP 2022.

Fabio Quartararo mulai mendapat ancaman dari pembalap lain untuk gelar juara dunia MotoGP 2022. Apalagi, masih ada delapan balapan ke depan, dan segala sesuatunya masih mungkin.

Lantas, apa alasan Fabio Quartararo akan gagal juara MotoGP 2022? Berikut daftarnya yang bisa Anda ketahui:

5. Lawan Mulai Konsisten

Francesco Bagnaia

Pesaing terdekat Fabio Quartararo saat ini adalah Aleix Espargaro (Aprilia Racing) dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).

Quartararo saat ini mengumpulkan 180 poin, hanya berjarak 22 poin dari Espargaro yang ada di posisi kedua. Sementara itu, berjarak 49 poin dengan Bagnaia. Segala sesuatunya masih mungkin dengan delapan balapan tersisa.

Apalagi, Francesco Bagnaia mulai konsisten dalam dua balapan terakhir, di mana selalu naik podium tertinggi. Untuk hal ini, Quartararo harus hati-hati.

4. Yamaha Lebih Lambat dari Pesaingnya

Fabio Quartararo

Kalau bukan Fabio Quartararo yang mengendarai Yamaha, mungkin pabrikan itu akan kesulitan bersaing musim ini. Ducati dan Aprilia sangat luar biasa dalam hal kecepatan di MotoGP 2022.

Apalagi Aprilia yang secara mengejutkan bisa menaikkan level mereka sebagai pesaing juara akibat paket aerodinamika yang baik.

3. Gaya Membalapnya yang "Jorok"

Fabio Quartararo

Gaya membalapnya yang "jorok" alias agresif membuat beberapa rider mulai memerhatikan gerak gerik El Diablo -julukan Quartararo-. Puncaknya adalah saat ini terkena long lap penalti di MotoGP Inggris akibat menyenggol Aleix Espargaro di MotoGP Belanda sampai jatuh.

Sulit kalau ia mempertahankan gaya membalapnya seperti itu. Para pembalap akan mulai berpikir bagaimana cara menghadang pembalap asal Prancis ini lengser dari posisi teratas klasemen pembalap.

2. Terlalu Percaya Diri

Fabio Quartararo

Hal ini tentu bahaya. Karena berlebihan dalam kepercayaan diri justru membuat Quartararo akan kehilangan fokus dan banyak poin.

"Ketika saya jatuh di Assen (MotoGP Belanda), saya terlalu percaya diri. Itu bisa terjadi bahwa Anda jatuh," katanya seperti dikutip dari Crash.net.

1. Tekanan Besar di Pundak Quartararo

Fabio Quartararo

Tekanan besar sedang menghinggapi Quartararo. Berstatus sebagai juara bertahan, ternyata MotoGP 2022 tidak berjalan mulus sesuai dugaannya.

Jika tidak berhasil lepas dari tekanan, bukan tidak mungkin ia akan tergelincir dari singgasana. Apalagi Yamaha benar-benar berharap kepadanya karena Franco Morbidelli masih kesulitan di musim ini dan tidak menunjukkan perkembangan berarti.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini