Share

ASEAN Para Games 2022: Sapto Yogo dan Nanda Mei Senang Berhasil Rebut Medali Emas dan Pecahkan Rekor Tim di Nomor Estafet Universal

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 43 2642560 asean-para-games-2022-sapto-yogo-dan-nanda-mei-senang-berhasil-rebut-medali-emas-dan-pecahkan-rekor-tim-di-nomor-estafet-universal-mVJMVQUDLe.jpg Tim estafet universal Indonesia berhasil rebut medali emas dan pecahkan rekor di ASEAN Para Games 2022. (Foto: Andika Rachamnsyah/MPI)

SOLO - Sapto Yogo Purnomo dan Nanda Mei merasa amat senang usai berhasil membawa tim estafet universal Indonesia merebut medali emas dan memecahkan rekor tim di ajang ASEAN Para Games 2022. Kedua atlet itu senang karena target mereka meraih medali emas pada akhirnya benar-benar tercapai.

Tampil di Stadion Manahan, Jumat (5/8/2022) tim estafet universal Indonesia hanya berhadapan dengan Thailand. Adapun empat pelari yang turun secara berurutan yaitu Susan Ungu, Nanda, Sapto, dan Jaenal Aripin. Pada nomor ini memang menurunkan pelari yang berbeda dari tiap kelasnya.

Sapto Yogo Purnomo

Keempat pelari itu tampil apik hingga berhasil kalahkan tim universal Thailand. Tak hanya dipastikan meraih medali emas, ternyata mereka juga sukses pecah rekor tim. Hal tersebut dipaparkan oleh Sapto.

"Ini sesuai target ya dari pelatih akhirnya dapet emas dan ini pecah rekor tim 47 detik. Waktu Asian Para Games 2018 kita 50 detik dan pas latihan itu 49 detik. Jadi ini memang kejutan," papar Sapto kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia, Jumat (5/8/222).

Namun kala itu, formasi tim estafet universal Indonesia berbeda dengan yang sekarang. Adapun pergantian terjadi pada pelari pertama dan kedua. Jika pelari pertama saat itu adalah Putri Aulia, saat ini diganti dengan Susan dan Nanda yang merupakan pelari kedua menggantikan posisi Kharisma Evi.

Nanda yang tampil perdana di nomor estafet universal sangat bersyukur. Mengingat masih baru, atlet asal Kediri itu juga mengatakan bahwa tidak terlalu sulit untuk menyatukan chemistry antar pemain.

Tim Estafet Universal Indonesia (Andika Rachmansyah/MPI)

"Gila sih teman-teman keren banget, ini hebat. Ini adalah pengalman pertama ikut relay dan Alhamdulillah banget bisa dapat emas," sahut Nanda.

"Susah-susah gampang sebenarnya. Karena di relay itu waktu latihannya gak selama kayak yang personal ya. Tetapi karena kita tiap hari bareng jadi komunikasi terus terjaga," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini