Share

Mengenal Setiawan, Andalan Baru Indonesia di Cabor Para Panahan ASEAN Para Games 2022

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 43 2641957 mengenal-setiawan-andalan-baru-indonesia-di-cabor-para-panahan-asean-para-games-2022-80Iwnu5gWX.jpg Atlet para panahan Indonesia, Setiawan. (Foto: Andika Rachmansyah/MPI)

SOLO - Indonesia tampil mengagumkan di cabang olahraga (cabor) para panahan di ASEAN Para Games 2022. Salah satu yang berkontribusi membantu Indonesia dapat banyak medali di cabor para panahan itu adalah Setiawan, yang bisa dikatakan atlet andalan baru Tanah Air.

Setiawan sendiri berhasil mencuri perhatian setelah sukses menyumbang dua medali emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2022. Dibalik kesuksesannya itu, terdapat kisah yang menarik karena Setiawan terbilang atlet yang baru terjun ke dunia olahraga disabilitas

Ya, Setiawan berhasil menyumbang dua medali emas untuk Indonesia pada kemarin hari tepatnya Rabu 3 Agustus 2022. Atlet asal Indramayu itu meraup dua medali emas dari nomor perorangan recurve putra dan ganda recurve putra.

Menariknya, ini merupakan debut Setiawan di ASEAN Para Games. MNC Portal Indonesia pun ingin mengetahui lebih jauh tentang kisah Setiawan yang mampu mencuri perhatian.

Cabor panahan ASEAN Para Games 2022

Sekilas memang kondisi fisik Setiawan terlihat normal. Dia pun mengatakan kalau sejatinya terlahir normal. Namun karena musibah yang menimpanya pada tahun 2017, kaki kanannya terpaksa harus diamputasi.

"Saya terlahir normal, kecelakaan di 2017. Waktu itu saya lagi sama temen saya main di pinggir jalan terus ada mobil keserempet terus jatuh dan kaki kanan saya kelindes ban depan. Risikonya waktu itu ya harus amputasi karena memang tidak memungkinkan," papar Setiawan kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (4/8/2022).

Setelah itu, Setiawan mengungkapkan kalau dirinya baru mengetahui adanya olahraga disabilitas pada tahun 2018. Bahkan Setiawan mengaku sama sekali tidak pernah tahu ataupun ada niatan untuk masuk ke cabor para panahan.

“Sebelumnya belum tahu olahraga panahan hanya sekilas lihat dari televisi saja. Kemudian saya mulai sembuh itu pada tahun 2018 dan ikut oalahraga disabilias karena diajak tetangga saya namanya mba Eki, dia itu atlet tenis meja dulunya," sambung Setiawan.

"Lalu dia merekomendasikan ke NPC Indramayu kalau ada anak disabilitas seperti saya dan pengurus NPC datang ke rumah saya menceritakan olahraga disabilitas," tambahnya.

Setiawan pun baru bisa menerima keadaan ketika dia tergabung dengan NPC. Disitu pula dia menemukan titik bangkitnya. Meski punya kekurangan, bukan berarti menutup alasan kalau tidak bisa beraktivitas seperti orang normal pada umumnya.

Atlet Para Panahan Indonesia, Setiawan. (Andika Rachmansyah/MPI)

"Titik bangkitnya waktu bersama orang-orang seperti saya di organisasi NPC Indramayu. Disitu saya mulai bangkit. Saya berpikir kalau kita jangan merasa beda, kita itu sama cuma fisiknya memang yang berbeda," ungkapnya.

Setiawan mengawali kariernya di cabor para panahan pada Peparnas Papua 2021 lalu. Kala itu dirinya hanya mampu menembus perempat final.

Kendati demikian, kali ini Setiawan berhasil membuat kejutan. Pada ajang perdananya di ASEAN Para Games, Setiawan sukses menyabet dua medali emas untuk Indonesia. Menarik untuk mengikuti kiprahnya, mengingat umurnya pun saat ini masih muda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini