Share

Mengenal Olahraga Boccia untuk Celebral Palsy di ASEAN Para Games 2022

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Rabu 03 Agustus 2022 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 43 2641383 mengenal-olahraga-boccia-untuk-celebral-palsy-di-asean-para-games-2022-V5U6PBfsW3.jpg Mengenal olahraga boccia untuk celebral palsy di ASEAN Para Games 2022. (Foto: Kemenpora RI)

MENGENAL olahraga boccia untuk celebral palsy di ASEAN Para Games 2022 akan dibahas pada artikel kali ini. Ajang kompetisi ASEAN Para Games 2022 sendiri diketahui tengah berlangsung saat ini.

Dalam ajang ini, Indonesia baru saja mendapat medali emas dari cabang olahraga boccia. Medali emas tersebut dipersembahkan oleh Wening Prabawati dalam kelas female BC4 female usai mengalahkan Thailand 4-3 di GOR FKOR Universitas Sebelas, pada Selasa 2 Agustus 2022.

BACA JUGA: Hasil ASEAN Para Games 2022: Cabor Panahan Tambah Tiga Medali Emas

Mungkin banyak yang belum tahu mengenai olahraga boccia. Maka dari itu, mari mengenal olahraga boccia untuk celebral palsy di ASEAN Para Games.

BACA JUGA: Hasil Cabor Renang di ASEAN Para Games 2022: Wakil Indonesia Borong 6 Medali Emas Sekaligus!

Mengenal Olahraga Boccia untuk Celebral Palsy di ASEAN Para Games

Apa itu Boccia?

Melansir dari laman ASEAN Para Games 2022, boccia merupakan ajang olahraga yang dimainkan oleh para atlet pengidap celebral palsy. Secara teknis, olahraga boccia merupakan jenis olahraga ketangkasan karena memerlukan strategi dan akurasi dari para pemainnya.

Indonesia baru mengenal olahraga ini pada 2018, walaupun sebenarnya olahraga boccia sudah ada sejak lama. Bahkan, Malaysia sudah lebih dahulu mempertandingkan olahraga ini.

Cara Bermain Boccia

Dalam permainannya, atlet boccia akan melempar bola dari kursi roda. Bola yang digunakan berdiameter 100 milimeter dan berat 275 gram. Olahraga ini menggunakan tiga macam bola dalam pertandingannya, yaitu bola putih, bola merah, dan bola biru.

Bola putih disebut sebagai jack yang akan menjadi target melempar bola biru dan juga merah dari para atletnya. Atlet tak harus melempar bola merah atau biru, mereka juga bisa menendang atau menggunakan alat dorong.

Permainan olahraga boccia bisa dilakukan secara inividual, berpasangan, maupun beregu. Dalam permainan berpasangan, para atlet akan diberikan kesempatan untuk melempar 3 bola. Sementara untuk permainan individu, para atlet akan diberikan kesempatan melempar 6 bola.

Untuk waktu pertandingannya, biasanya akan dilakukan selama 4 menit untuk pemain individu, 5 menit untuk pemain pasangan, dan 6 menit untuk pemain beregu.

Perolehan poin dari olahraga ini diambil dari posisi terdekat dengan bola jack. Apabila bola pemain keluar dari lapangan, tidak akan mendapatkan poin.

Nah, itulah olahraga boccia untuk celebral palsy di ASEAN Para Games. Semoga penjelasan ini bermanfaa!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini