Share

Masih Ogah Vaksinasi, Novak Djokovic Terancam Tak Main di US Open 2022

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 40 2638802 masih-ogah-vaksinasi-novak-djokocvic-terancam-tak-main-di-us-open-2022-f0jd1Pb4YO.jpg Petenis asal Serbia, Novak Djokovic. (Foto: Instagram/djokernole)

UMAG - Petenis asal Serbia, Novak Djokovic berpeluang tidak akan bisa tampil di United States (US) Open 2022 lantaran dirinya yang belum melakukan vaksinasi. Menurut pelatih Djokovic, Goran Ivanisevic, peluang petenis peringkat tujuh dunia tersebut main di US Open 2022 sangatlah kecil dan karena itulah kini mereka fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi turnamen lainnya.

Djokovic memang menjadi salah satu petenis yang tidak percaya dengan vaksin Covid-19. Bahkan, pemain berusia 35 tahun itu terpaksa gagal bersaing di Australia Open 2022 awal tahun silam karena statusnya yang masih belum divaksinasi.

Novak Djokovic

Sebelumnya, Djokovic disebut masih tidak percaya dengan efektivitas vaksin Covid-19 beserta efek samping kedepannya. Pasalnya, petenis asal Serbia itu menilai proses penelitian vaksin tersebut terlalu singkat.

Hingga saat ini, pemenang Wimbledon 2022 tersebut masih tetap berpegang pada pendiriannya. Hanya saja, pemerintah AS mewajibkan pendatang untuk vaksinasi Covid-19 agar dapat memasuki negaranya.

Dengan keadaan tersebut, Djokovic hampir tidak mungkin dapat mengikuti US Open 2022. Ivanisevic pun menyebut peluangnya sudah hampir dipastikan tertutup.

“Saya masih belum tahu mengenai US Open 2022. Sangat sulit. Kita lihat saja. Saya lebih optimistis mendapat undangan dan menang di Umag, ketimbang mereka membiarkannya masuk ke US Open 2022,” kata Ivanisevic dikutip Eurosport, Sabtu (30/7/2022).

Novak Djokovic

Sejumlah upaya pun dilakukan agar Djokovic dapat memasuki Amerika. Seperti petisi agar Djokovic dapat mengikuti US Open 2022, hingga mengirim surat permohonan langsung ke Presiden AS, Joe Biden.

Kendati demikian, perjuanga Djokovic bisa dikatakan hampir mustahil untuk disetujui. Dengan absennya Djokovic, tentu akan menguntungkan petenis lain karena peluang juara makin besar dengan gugurnya salah satu petenis terkuat tersebut.

(RNR)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini