Share

Charles Leclerc Terpaut 63 Poin dari Max Verstappen, Bos Ferrari: Tak Ada Alasan Tidak Menang di 10 Seri Terakhir F1 2022!

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2022 03:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 26 37 2636783 charles-leclerc-terpaut-63-poin-dari-max-verstappen-bos-ferrari-tak-ada-alasan-tidak-menang-di-10-seri-terakhir-f1-2022-ErIm1xfduh.jpg Lewis Hamilton, Max Verstappen, dan Charles Leclerc kala berlaga di F1 2022. (Foto: Reuters)

KEPALA tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, mengomentari persaingan perebutan gelar juara F1 2022 yang sedang melibatkan pembalapnya, Charles Leclerc. Mendapati Leclerc kini terpaut 63 poin dari Max Verstappen (Red Bull Racing) yang duduk di puncak klasemen, Binotto menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi pembalapnya untuk tidak menang di 10 seri terakhir F1 2022.

Binotto sendiri yakin Leclerc bisa tampil optimal di 10 balapan tersisa karena telah menemukan cara membuat mobilnya lebih cepat. Hal ini didapat dari hasil evaluasi dari kombinasi masalah mesin, kesalahan strategi, dan kesalahan driver dalam beberapa pekan terakhir.

Charles Leclerc

Kesalahan terakhir Leclerc terjadi di F1 GP Prancis 2022 pada pekan lalu. Sempat memimpin di awal balapan, dia kecelakaan di lap ke-18 dan membiarkan saingan utama mereka Max Verstappen untuk meraih kemenangan lagi.

BACA JUGA: F1 GP Prancis 2022: Kecelakaan Charles Leclerc Bantu Max Verstappen Jadi Pemenang Balapan

Keberhasilan itu membuat Verstappen kini memiliki keunggulan 63 poin di klasemen pembalap. Di sisi lain, skuad Red Bull unggul 82 poin di kejuaraan konstruktor.

BACA JUGA: Charles Leclerc Kecelakaan di F1 GP Prancis 2022, Bos Red Bull Racing pun Simpati

Dengan begitu, keunggulan poin mereka di klasemen semakin besar sehingga sulit untuk diatasi. Mattia Binotto pun mengatakan semua yang bisa dilakukan timnya sekarang adalah menargetkan kemenangan di setiap balapan yang tersisa.

"Saya tidak tahu, karena saya tidak menghitung poin. Jika Anda bertanya kepada saya sebelum balapan ini berapa jaraknya Red Bull atau Max, saya tidak bisa menjawab Anda karena saya tidak melihat,” tanggapan Binotto ketika ditanya kemungkinan juara bergantung pada tersandungnya Red Bull.

“Apa yang kami fokuskan adalah mencoba untuk pergi ke setiap balapan dan mendapatkan hasil maksimal darinya. Itu tidak terjadi di sini di Paul Ricard, tapi saya pikir kami sudah fokus di Hungaria dan pergi ke sana untuk keunggulan 1-2,” lanjutnya.

“Saya pikir setiap balapan dihitung [sama] dengan yang lain. Di akhir musim, kami akan melakukan jumlah dan mari kita lihat di mana kami berada,” jelas Binotto.

Charles Leclerc

Binotto mengatakan fakta bahwa mobil Ferrari telah terbukti sangat cepat. Dengan begitu, hal ini membuatnya yakin bahwa tim memiliki potensi untuk melakukan laju yang mengesankan.

"Tidak ada alasan untuk tidak memenangkan 10 balapan dari sekarang hingga akhir,” ucap Binotto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini