Share

Mengenal Fung Permadi, Sosok yang Berhasil Cetak Banyak Pebulutangkis Kelas Dunia

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Kamis 21 Juli 2022 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 40 2633988 mengenal-fung-permadi-sosok-yang-berhasil-cetak-banyak-pebulutangkis-kelas-dunia-wDDP2MLHRW.jpg Manajer PB Djarum, Fung Permadi. (Foto: PB Djarum)

JAKARTA - Manajer PB Djarum, Fung Permadi, merupakan salah satu sosok yang paling berjasa pada bulu tangkis Indonesia. Bagaimana tidak, dia telah membantu mencetak sejumlah pemain kelas dunia.

Indonesia memiliki banyak sekali pebulutangkis berbakat yang berkelas dunia. Menariknya, para atlet kelas dunia itu kebanyakan merupakan hasil dari didikan dari Fung Perdami, yang saat ini menjabat sebagai Manajer PB Djarum.

Kontribusi PB Djarum pada bulutangkis Indonesia memang sudah tak perlu dipertanyakan. Banyak pemain kelas dunia yang menjadi juara dihasilkan oleh mereka.

Termasuk di antaranya adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan, Praveen Jordan, Tontowi Ahmad, dan Devi Susanto. Menariknya, Fung permadi menjadi sosok sentral dalam melejitnya mereka semua.

Fung Permadi (PB Djarum)

Sejak 2007, Fung Permadi telah dipercaya sebagai Manajer sekaligus Pelatih Kepala PB Djarum. Namun, sebelum didapuk sebagai manajer, pria bernama asli Chen Feng itu juga sempat menimba ilmu di klub yang sudah ada sejak 1969 itu.

Pria kelahiran Purwokerto, 30 Desember 1968 itu kemudian mulai sering menjuarai beberapa kejuaraan lokal. Dari situlah dia dilirik dan ditarik oleh PB Djarum.

Fung Permadi pun mulai bergabung dengan PB Djarum saat umurnya 15 tahun. Dia ditempa dengan latihan fisik dan sparring. Dirinya terus didorong menjadi pebulu tangkis yang kuat untuk kemudian menjadi pemain nasional.

Fung ditarik ke pelatnas pada 1986. Berstatus sebagai pemain nasional, Fung menjuarai tiga kejuaraan internasional, yakni German Open 1990, Canada Open 1990, Swiss Open 1993.

Fung mengawali karier sebagai pebulu tangkis tunggal putra Indonesia. Namun, dia lalu memilih hijrah dan Taiwan. Hal itu dikarenakan dia jarang mendapatkan kesempatan tampil di turnamen internasional.

Fung sering tersisih oleh jagoan-jagoan pebulutangkis Indonesia seperti Hariyanto Arbi dan Alan Budikusuma. Dia merasa sakit hati karena tidak pernah dipanggil untuk bermain, sehingga akhirnya memilih pindah.

Fung Permadi (PB Djarum)

Sebelas tahun bertarung di bawah bendera Taiwan, prestasi Fung jauh lebih gemilang dibandingkan di negerinya sendiri. Dia menjuarai Hong Kong Open 1996, China Open 1996, Korea Open 1999, China Taipei Open 1999, Swiss Open 1999, dan runner-up Kejuaraan Dunia 1999.

Sebelum menutup kariernya sebagai pemain timnas Taiwan, ia sempat diminta menjadi pelatih tunggal putra di sana selama satu tahun pada 2006 silam. Pada 2007, Fung diminta pulang kembali ke PB Djarum untuk membantu mengembangkan klub.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini