Share

F1 GP Prancis 2022: Carlos Sainz Jr Terancam Start Paling Belakang karena Insiden Mesin Meledak

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Kamis 21 Juli 2022 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 37 2633716 f1-gp-prancis-2022-carlos-sainz-jr-terancam-start-paling-belakang-karena-insiden-mesin-meledak-xRoqCjPo8f.JPG Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Carlos Sainz Jr. (Foto: Reuters)

LE CASTELET - Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Carlos Sainz Jr terancam start paling belakang saat melakoni balapan Formula One (F1) GP Prancis 2022 pada Minggu 24 Juli 2022 mendatang. Hal itu dikarenakan Sainz berpeluang mendapatkan penalti usai insiden mesin meledak pada balapan GP Austria pekan lalu.

Sebagaimana diketahui, Sainz mengalami insiden kurang mengenakkan setelah mobilnya terbakar di lap ke-57 Red Bull Ring, Austria. Akibatnya, dia tidak bisa melanjutkan balapan tersebut.

Padahal, saat itu Sainz tinggal selangkah lagi untuk menyalip Max Verstappen (Red Bull Racing) saat bertarung di akhir balapan. Keadaan itu membuat Sainz pun kehilangan mesin.

Kini, seperti dikabarkan SpeedWeek, Kamis (21/7/2022), kejadian itu pun memaksa Ferrari mengeluarkan mesin baru. Hal itu jelas mengakibatkan Sainz harus mendapat penalti dan memulai balapan dari paling belakang.

Sebenarnya Ferrari masih memiliki beberapa mesin lama yang masih bisa digunakan. Namun, mesin lama tersebut diyakini sudah berada di akhir pemakaiannya.

Selain itu, Sirkuit Paul Ricard akan lebih menguntungkan jika memulai balapan dari belakang. Sainz pun berpeluang memperbaiki posisinya dan mendulang beberapa poin.

Pasalnya, Sirkuit Paul Ricard memiliki karakteristik yang kencang. Dengan kekuatan Ferrari, Sainz pun dapat menyalip sejumlah pembalap papan bawah dan tengah.

Carlos Sainz Jr

Jika menggunakan mesin baru di balapan selanjutnya, GP Hungaria, Sainz akan kesulitan. Pasalnya, Sirkuit Hungaroring memiliki karakteristik yang sempit dan sulit menyalip.

Jadi, karena itulah Sainz diprediksi akan memulai balapan F1 GP Prancis 2022 dari posisi buncit. Tentunya hal itu menjadi kabar kurang baik untuk sang pembalap dan tim Ferrari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini