Share

Usai Kandas di FIBA Asia Cup 2022, Marques Bolden Ungkap Kekurangan Basket Indonesia

Rio Eristiawan, Jurnalis · Selasa 19 Juli 2022 21:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 19 36 2632643 usai-kandas-di-fiba-asia-cup-2022-marques-bolden-ungkap-kekurangan-basket-indonesia-rilNVtMJpC.jpg Marques Bolden ungkap kekurangan basket Indonesia (Foto: FIBA Basketball)

SALAH satu pemain naturalisasi Timnas Basket Indonesia, Marques Bolden mengungkapkan kekurangan yang dimiliki basket dalam negeri. Menuurutnya, minat anak-anak muda Indonesia terhadap basket sangat minim, meski secara potensi basket Tanah Air sangat menonjol.

Sebagaimana diketahui, Timnas BBasket Indonesia harus menelan kekalahan 58-108 dari China di babak playoff perempatfinal FIBA Asia Cup 2022 di Istora Senayan, Jakarta pada Senin, 18 Juli 2022. Hasil tersebut membuat Indonesia Patriots -julukan Timnas Basket Indonesia- gagal melaju ke babak berikutnya.

Marques Bolden

Selain itu, tim asuhan Milos Pejic tersebut harus mengubur mimpi untuk tampil di FIBA World Cup 2023 untuk pertama kalinya. Pasalnya mereka harus bisa mencapai babak perempat final, tetapi target tersebut gagal dicapai.

Sementara itu, Marques Bolden mengaku senang dengan kemajuan basket Indonesia. Ia menjelaskan tampil bersama Indonesia menjadi pertama kalinya di ajang FIBA Asia Cup, setelah dinaturalisasi.

"Saya sangat senang dengan kemajuan yang kami buat musim panas ini. Anda tahu, ini adalah pertama kalinya saya mewakili Indonesia sebagai negara baru di basket," kata Bolden kepada awak media, Selasa (19/7/2022).

Pebasket 24 tahun itu mengatakan basket Indonesia sudah membuat banyak kemajuan. Ia pun merasa senang bukan hanya kemajuan di Timnas Basket Indonesia. Akan tetapi ia masih melihat kurangnya minat bola basket di Tanah Air.

"Saya merasa seperti kita pasti membuat banyak kemajuan untuk masa depan basket Indonesia. Saya hanya bersemangat untuk pertumbuhan tidak hanya tim nasional, tetapi olahraga bola basket dan negara Indonesia," ucapnya.

Timnas Basket Indonesia

"Maksud saya, kami memiliki banyak orang berbakat di luar sana, banyak pemain berbakat. Hanya saja, saya merasa minat terhadap bola basket tidak benar-benar ada di sini," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini