Share

Dua Legenda Bulutangkis Dunia Ini Sepakat Persaingan Tunggal Putra Tak Lagi Sengit

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 22:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 40 2617182 dua-legenda-bulutangkis-dunia-ini-sepakat-persaingan-tunggal-putra-tak-lagi-sengit-CSv92pFFoM.jpg Dua legenda bulutangkis dunia, Lee Chong Wei dan Taufik Hidayat (Foto: BWF)

DUA legenda bulutangkis dunia, Lee Chong Wei dan Taufik Hidayat menyebut bahwa persaingan tunggal putra saat ini tak lagi sengit. Keduanya membandingkan persaingan di era-nya ketika masih aktif bermain di dunia bulutangkis.

Sebagaimana diketahui, Lee Chong Wei merupakan mantan pemain ranking satu dunia asal Malaysia yang telah pensiun pada 2019 lalu. Sepanjang kariernya, bintang Negeri Jiran itu telah mengantongi 69 gelar juara di semua ajang, termasuk enam kali juara Indonesia Open dan empat kali menjadi yang terbaik di ajang All England.

Lee Chong Wei

Akan tetapi, pria yang kini berusia 39 tahun itu menilai bahwa dirinya mungkin bisa meraih lebih banyak gelar juara lagi jika bermain pada era sekarang. Sebab menurutnya, pada zamannya persaingan tunggal putra dunia sangatlah ketat.

Ia menyebut ada ada empat pemain yang sangat mendominasi. Keempat pemain itu adalah Lin Dan (China), Peter Gade (Denmark), Chen Long (China) dan Taufik Hidayat (Indonesia).

“Jika ada yang bisa diubah, saya ingin mengubah usia saya menjadi 22 sekarang. Saya merasakan lebih banyak peluang (untuk memenangkan turnamen),” kata Lee Chong Wei dikutip dari Berita Harian Malaysia, Kamis (23/6/2022).

"Saya bukan mahu sombong tetapi dulu waktu saya bermain, persaingannya memang sangat sengit berbanding sekarang," imbuhnya. 

Sementara itu, Taufik Hidayat juga tak kalah mentereng karena juga pernah menduduki ranking satu dunia. Selain itu, dia juga menjadi juara dunia 2005 dan meraih emas Olimpiade Athena 2004 serta punya 17 gelar juara turnamen BWF.

Taufik Hidayat

Legenda Tanah Air itu sepakat dengan pernyataan Lee Chong Wei. Pasalnya, saat ini tunggal putra hanya jagoan asl Denmark, Viktor Axelsen, saja yang bisa konsisten menjaga stabilitas performa apiknya.

“Saya percaya pada Lee Chong Wei. Jika Anda bermain sekarang, peluang Anda lebih besar. Bukannya ada rasa arogan, tetapi jika kami berdua dalam rentang usia 22 hingga 23 sekarang, mungkin kami bisa menang (turnamen) lagi,” jelas Taufik.

"Terlepas dari itu, saya dan Lee Chong Wei harus bersyukur. Tidak semua yang kami idamkan bisa diraih, pasti akan ada impian yang tak dapat dipenuhi," pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, Lee Chong Wei sendiri memutuskan gantung raket pada 2019 lalu. Sedangkan Taufik Hidayat mengakhiri kariernya lebih awal, yakni enam tahun sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini